Ramai Keluhan SPMB 2026, DPRD Jabar Kaji Pembentukan Pansus

Sindojabar.com – DPRD Jawa Barat membuka peluang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengkaji pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Langkah tersebut mencuat menyusul berbagai aspirasi dan masukan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB yang dinilai perlu dievaluasi, mulai dari aspek kebijakan hingga implementasinya di lapangan.

Baca Juga:Disdik Kota Bandung Imbau Orang Tua Persiapkan SPMB Sejak Dini

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah saat menerima audiensi masyarakat terkait pelaksanaan SPMB Tahun 2026 belum lama ini mengatakan, usulan pembentukan Pansus akan dibahas lebih lanjut di internal komisi sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat

“Jika memang diperlukan pembentukan Pansus untuk melihat administrasi dan pelaksanaan SPMB secara menyeluruh, tentu akan menjadi bahan pembahasan kami. Hasilnya nanti akan kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Siti Muntamah dikutip, Kamis (18/2026).

Menurut Siti, opsi pembentukan Pansus ini sebagai bentuk komitmen bersama dan DPRD Jawa Barat akan terus mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan transparan, responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul, serta memastikan seluruh proses dapat diawasi hingga selesai.

Baca Juga:Pansus XI DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum

“Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah guna mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang lebih baik, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Jawa Barat,” ucap Siti. 

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat, DPRD Jawa Barat, dan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk membahas berbagai masukan dalam upaya meningkatkan tata kelola pendidikan di Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Oktora, menegaskan bahwa berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting bagi Disdik Jabar.

Baca Juga:Kisruh Penerimaan Siswa Baru, Ratnawati Minta Disdik Jabar Lebih Transparan

“Masukan yang disampaikan sangat produktif untuk memperbaiki dan membenahi tata kelola yang ada. Kami akan terus menginformasikan perkembangan serta langkah-langkah yang sudah dan akan kami kerjakan,” kata Firman. (*)