Bandung Darurat Begal, Pelaku Beraksi Pagi Hari Sasar Warga sedang Joging

SindoJabar, BANDUNG – Situasi gangguan keamanan masyarakat (kamtibmas) di Kota Bandung memprihatinkan. Bahkan netizen menyebut situasi Bandung darurat begal.

Para pelaku melakukan pembegalan atau pencurian dengan kekerasan (curas) secara terang-terangan. Mereka beraksi tak kenal waktu, baik pagi, siang, sore, malam, maupun dini hari.

Bahkan dalam beberapa kejadian, selain merampas barang berharga, pelaku yang membawa senjata tajam juga tak segan melukai dan membunuh korbannya.

Peristiwa terbaru terjadi di Jalan Babakan Ciparay, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Dua begal menyasar warga yang sedang joging. Saat kejadian, korban berinisial U (24) sedang joging bersama dua temannya.

Tiba-tiba dua pelaku berboncengan motor memepet korban. Lalu, pelaku merampas handphone korban. Korban U reflek melawan dengan menarik jaket pelaku yang membonceng.

Kemudian, kedua pelaku terjatuh dari motor. Kesempatan itu dimanfaatkan dua rekan korban untuk mengejar dan mengamankan seorang pelaku. Namun satu pelaku melarikan diri.

Pelaku yang tertangkap diserahkan ke Polsek Bojongloa Kaler. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit motor Honda Scoopy dan telepon genggam milik korban.

Sementara itu, Wakapolrestabes Bandung AKBP Dedi Wahyudi mengakui kriminalitas jalanan, seperti begal kembali marak terjadi di Kota Bandung.

“Kami dari Polrestabes Bandung menanggapi masukan dari masyarakat Bandung terkait aksi begal yang kembali marak di Kota Bandung,” kata Wakapolrestabes Bandung, Jumat (17/7/2026).

Siap Tindak Tegas Pelaku

Polrestabes Bandung, ujar AKBP Dedi, telah melakukan langkah-langkah preemtif, prefentif, dan represif untuk mengatasi gangguan keamanan itu dengan ningkatkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Unit Reaksi Cepat (URC), Tim Prabu Presisi, dan satuan lain rutin menggelar patroli di titik-titik dan jam rawan.

“Bahkan setiap polsek kini menempatkan personel di empat hingga lima titik rawan, terutama pada jam-jam rawan, dini hari,” ujar AKBP Dedi.

Wakapolrestabes menuturkan, Polrestabes Bandung siap menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat saat ini.

“Sesuai petunjuk dan perintah dari Bapak Kapolda yang diteruskan pada bapak Kapolrestabes, kami akan menindak secara tegas dan terukur terhadap para pelaku begal ini,” tutur Wakapolrestabes.

AKBP Dedi mengungkapkan, para pelaku kejahatan mengubah pola waktu beraksi. Biasanya, Sabtu-Minggu, tapi sekarang mereka beraksi pada hari Senin, Selasa.

Masyarakat, ungkap AKBP Dedi, tidak perlu resah, takut, dan khawatir berkegiatan pada malam hari. Jika melihat atau mengetahui tindakan kriminal, silakan hubungi 110.

“Kami akan turunkan personel. Tim Prabu kami siap bergerak dengan sangat cepat,” ucap AKBP Dedi.