Sindojabar, Bandung – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pelatihan Affiliate Marketing bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Rabu (5/8/2026), bertempat di Kantor Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda No. 19, Kota Bandung.
Baca Lagi Pegadaian dan ITB Jalin Riset Inovatif, Percepat Digitalisasi Layanan
Kegiatan ini merupakan pertemuan ketiga dalam rangkaian Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kapasitas Digital Marketing UMKM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital.
Affiliate marketing menjadi salah satu strategi pemasaran digital yang terus berkembang karena mampu membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar melalui kolaborasi dengan affiliate, kreator konten, maupun komunitas digital. Melalui pendekatan ini, produk UMKM berpotensi menjangkau lebih banyak konsumen dengan biaya promosi yang lebih efisien. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar mampu memanfaatkan strategi affiliate marketing dalam mengembangkan usahanya.
Menurut Prof. Wawan Dhewanto, Phd, Ketua Kelompok Keahlian Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi SBM ITB sekaligus Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan SBM ITB bersama Dekranasda Jawa Barat dalam mendampingi UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Melalui rangkaian pelatihan ini, kami ingin membekali pelaku UMKM tidak hanya dengan kemampuan memanfaatkan AI dalam pemasaran digital, tetapi juga dengan strategi yang dapat langsung diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Affiliate marketing menjadi salah satu pendekatan yang relevan karena membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM di era digital secara berkelanjutan,” ujar Prof. Wawan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P., Pengurus Dekranasda Jabar, Dr. Lik Gayantini Ari, serta Wakil Pemimpin Cabang Utama BJB Bandung, Ibu Erni Rosniawaty. Pada pertemuan kali ini, peserta memperoleh materi dari Aditya Pratama Ghifary, MBA., CEO Cerebrum, inisiator Masjid Affiliate Bandung, sekaligus alumni MBA ITB yang memiliki pengalaman dalam pengembangan ekosistem affiliate marketing di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Aditya menjelaskan bahwa affiliate marketing dapat menjadi peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar. Melalui inisiatif Pasar Affiliate, pelaku UMKM dapat terhubung dengan para affiliate yang siap membantu mempromosikan produk kepada masyarakat yang lebih luas.
“Melalui Affiliate Marketing, kami berharap dapat membangun kolaborasi antara para affiliate dengan pelaku UMKM sehingga produk-produk lokal memiliki peluang yang lebih besar untuk dikenal dan dipasarkan kepada masyarakat,” ujar Aditya.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pendampingan praktik secara langsung bersama tim Masjid Affiliate untuk memahami strategi membangun kolaborasi dengan affiliate, menyusun materi promosi, serta mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam mendukung pemasaran digital.
Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari sesi pemaparan materi hingga praktik penyusunan strategi affiliate marketing. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai cara memanfaatkan affiliate marketing sebagai strategi untuk memperluas pemasaran produknya.
“Setelah mengikuti dari pertemuan pertama, saya langsung mencoba menerapkan materi yang diberikan untuk memperbaiki tampilan digital usaha saya. Alhamdulillah, mulai ada penjualan yang masuk dari kanal digital. Karena itu, saya semakin semangat mengikuti pelatihan ini karena setiap pertemuan memberikan ilmu yang bisa langsung dipraktikkan,” ujar salah satu peserta pelatihan.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara Dekranasda Jawa Barat dan SBM ITB dalam menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM saat ini.
Melalui kolaborasi ini, Dekranasda Provinsi Jawa Barat dan SBM ITB berharap para pelaku UMKM dapat mengimplementasikan strategi affiliate marketing yang telah dipelajari sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan.
Program pengabdian kepada masyarakat ini diinisiasi dosen SBM ITB Prof. Wawan Dhewanto, PhD dan Dr. Nurlaela Arief serta didukung oleh tim pelaksana SBM ITB, yaitu, Tiffany Ar Rahim, Karina Tifani, Elma Nandira Maharani, Lutfia Savina Devi, dan Vania Nur Rizqi
Rangkaian pelatihan ini akan berlanjut pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan sesi penutup bertema “Empathic Marketing dan Cara Membuat Konten Viral” yang akan dibawakan oleh D.Sc. (Tech.) Imam Santoso, Dosen FTTM ITB, yang sekaligus dikenal sebagai influencer pendidikan. Pada sesi ini, peserta akan mempelajari strategi membangun komunikasi pemasaran yang lebih empatik, menyusun hook yang menarik perhatian audiens, untuk menghasilkan konten digital yang kreatif dan berdampak guna meningkatkan engagement dan peluang penjualan






