Heboh! Penumpang Aniaya Sopir Taksi Online dengan Pisau di Lembang KBB

SindoJabar, LEMBANG – Peristiwa menggebohkan terjadi di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Seorang remaja berinisial M (15), penumpang, menganiaya Edi, sopir taksi online dengan pisau di Kampung Sindang Wangi RW 09, Desa Mekarwangi Benteng, Kecamatan Lembang, KBB.

Akibat penganiayaan itu, korban Edi, warga Rancaekek Kencana, Kabupaten Bandung, mengalami luka robek di wajah dan luka tusuk tubuh. Edi telah mendapatkan perawatan medis. Kasus ini ditangani Polsek Lembang.

Informasi yang diterima menyebutkan, kronologi penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap korban terjadi saat berada di dalam mobil Daihatsu Sigra warna putih D 1271 VDE.

Saat kejadian, pelaku M yang duduk di belakang menyerang korban menggunakan sebilah pisau kecil.

Dalam kondisi terluka, korban meminta pertolongan kepada warga sekitar lokasi kejadian. Namun, warga tidak berani mendekat karena pelaku M memegang senjata tajam.

Di tengah situasi tersebut, dua Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri MH Hamado dan Moch Suparlan yang sedang olahraga mandiri di Benteng Lembang, melihat kejadian tersebut.

Hamado dan Suparlan bergerak cepat menolong dan mengamankan korban. Bahkan keduanya meringkus pelaku M yang masih menghunus pisau.

Kemudian, Hamado dan Suparlan membawa korban dan pelaku ke Kantor Desa Mekarwangi untuk mendapatkan bantuan medis dan penanganan lebih lanjut.

Polisi Dalami Motif

Di kantor desa, hadir Bhabinkamtibmas Polsek Lembang Bripka M Taufan, Babinsa Serka Ahmad, dan perangkat Desa Mekarwangi.

Selanjutnya, korban bersama terduga pelaku di bawa ke Polsek Lembang untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Keberanian dua Serdik Sespimma tersebut menjadi pertolongan penting dalam situasi cukup berbahaya.

Ketika warga masih ragu mendekat karena pelaku memegang pisau, MH Hamado dan Moch Suparlan mengambil langkah cepat untuk mengamankan situasi. Sekaligus memastikan korban mendapatkan pertolongan.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Polsek Lembang untuk mengungkap kronologi lengkap, motif, dan proses hukum terhadap pelaku.