Sindojabar, Bandung – Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) kembali digelar di Kota Bandung Rabu – Sabtu (2-5/9/2026). Bertempat di Bandung Convention Centre, Jalan Soekarno Hatta, ini adalah IAPE yang ke – 11 dan menjadi pameran produksi apparel terbesar di Jawa Barat.
IAPE memamerkan mesin dan perlengkapan pendukung produksi apparel (pakaian dan turunannya) seperti bahan kain, alat dan perlengkapan sablon, mesin jahit, mesin bordir, mesin DTG, mesin DTF, mesin cutting, heat press, dan aneka ragam mesin digital printing (UV, sublime), dan lain sebagainya.
Menurut Founder IAPE Aulia Sunhandhyka, IAPE menjadi pameran yang memberikan wawasan dan inspirasi bagi berkembangnya bisnis produksi dan dekorasi pakaian, seiring meningkatnya tren fesyen berbasis hobi seperti jersey, bikeriders, dan hobi lain.
Sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) masih dianggap salah satu sektor padat karya yang penting bagi manufaktur nasional. Di kuartal pertama 2025, kinerja industri tekstil masih solid dengan nilai ekspor di TPT mencapai USD 2,99 miliar, naik 1,53 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi Jabar triwulan II/2025 berada di angka 5.23 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional.
“Ini membangkitkan optimisme di tengah banyak kemunculan barang impor barang dengan harga murah, dan kebijakan tarif ekspor dari negara lain yang kurang mendukung,” kata Aulia.
Di satu sisi, katanya, industri TPT diuntungkan dengan peningkatan permintaan custom printing dan print on demand, permintaan skala satuan, serta kesadaran terhadap produk ramah lingkungan. “Ini menjadi peluang tersendiri bagi sektor usaha kecil dan menengah,” sebut Aulia.
Pameran IAPE 2026 Bandung diharapkan dapat menjembatani perkembangan teknologi yang berdampak positif bagi tren produksi dan dekorasi apparel di Indonesia.
“IAPE di Bandung jadi momentum para pelaku bisnis untuk menemukan peluang dan meng-upgrade bisnis produksi apparel seperti garment, konveksi, sablon, dan digital printing,” tutupnya.
IAPE di Bandung Convention Centre, dapat dikunjungi dari pukul 10.00 – 18.00 WIB.
(*)






