SindoJabar.Com – Sebuah perusahaan melakukan berbagai cara agar memenangkan persaingan. Seperti, melakukan efisiensi, memangkas jumlah karyawan, hingga melakukan perang harga dengan pesaing, dan lain-lain.
Tetapi tidak dengan AK21 GROUP. Perusahaan yang bergerak di bidang sablon dan fesyen yang berkantor pusat di Kota Bandung ini lebih memilih mengupgrade potensi karyawan dengan menggelar “Boosting Sales 2026“.
Pelatihan bagi para sale AK21 itu berlangsung pada Sabtu 14 Februari di Hotel Preanger, Bandung.
Boosting Sales 2026 bertujuan untuk mempersiapkan perusahaan dan karyawan dalam menghadapi persaingan bisnis yang lebih kompetitif di tahun ini.
Pelatihan diikuti oleh seluruh sales di semua cabang di Jawa Barat. Total 40 karyawan di upgrade pengetahuan dan keterampilannya, baik komunikasi, proses transaksi, penampilan, maupun motivasi kerja untuk menciptakan karyawan andal.
Pelatihan berlangsung dari siang hingga malam dalam suasana serius tapi santai dan bernilai. Dengan slogan AK21 Bigger-Better-Stronger, menyerah adalah kata tabu bagi AK21 Group.
“Pilihan mengupgrade kompetensi karyawan itu merupakan sebuah komitmen berbeda dan berani dari AK21 dalam kondisi dunia usaha saat ini,” kata Mey Vien, Owner AK21, Rabu (18/2/2026).
Karena itu, perusahaan secara berkala mengadakan pelatihan bagi para karyawan untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan di bidang masing masing.
“Tentu nanti berdampak kepada pelayanan kepada konsumen lebih maksimal,” tutur Mey.
Apalagi di awal 2026 ini, kata Mey, persaingan bisnis semakin tidak terkendali. Kondisi tekanan perekonomian makro pun tidak menentu.
Namun, AK21 memilih tetap bertahan tanpa merusak harga pasar dan mempertahankan kualitas produk.
“Jadi untuk AK21, bukan harga di turunkan dan kualitas di nomorduakan. Tapi, upgrade karyawan dilaksanakan, pelayanan diutamakan, kualitas produk dijaga dan ditingkatkan,” ucap Mey.
Konsumen Sebagai Prioritas
Mey menjelaskan, AK21 merupakan induk dari beberapa bisnis fesyen yang sedang berkembang. MYV Fashion dan Mitra Sablon merupakan dua bisnis utama yang bergerak dibidang sablon DTF dan Sublim.
MYV Fashion dan Mitra Sablon memiliki beberapa cabang di Kota Bandung, Bekasi, dan Garut.
“Tahun ini, MYV Fashion dan Mitra Sablon dalam proses persiapan membuka cabang di beberapa kota lain,” ujarnya.
Dengan pengalaman selama ini, tutur Mey, AK21 mengkukuhkan diri sebagai perusahaan kuat dan bertahan di dunia bisnis sablon DTF dan Sublime.
Menurut Mey, untuk menyelaraskan antara strategi dan penerapan usaha, AK21 mengutamakan konsumen sebagai prioritas.
Konsumen, ujar Mey, merupakan asset utama dari berjalannya roda usaha. Tapi bukan itu saja, karyawan terutama sales yang menjadi ujung tombak perusahaan, tidak luput dari perhatian perusahaan.






