Irjen Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Siap Pastikan Langkah Jajaran Sesuai Kebijakan Kapolri

SindoJabar, BANDUNG – Irjen Pol Hengki resmi memimpin Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto. Penyerahan tongkat komando kepemimpinan itu ditandai dengan upacara serah terima Pataka Polda Jabar Ganda Wibawa Cakti di Markas Polda Jabar, Selasa (13/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat. Hadir seluruh pejabat utama (PJU) Polda Jabar dan tamu undangan. “Upacara tradisi penyerahan pataka ini menandai beralihnya tanggung jawab kepemimpinan Polda Jabar dari Inspektur Jenderal Polisi Dr Pipit Rismanto kepada saya,” kata Kapolda Jabar.

Irjen Hengki menyatakan, Kapolda Jabar bukan sekadar posisi atau jabatan, melainkan sebuah amanah besar. Di dalamnya terdapat kehormatan institusi dan semangat pengabdian untuk menjaga keamanan Jawa Barat. “Dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, saya menerima amanah ini,” ujar Irjen Pol Hengki.

Jenderal bintang dua itu berkomitmen melanjutkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jabar. Selain itu, Kapolda juga siap membereskan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang masih ada.

“Saya berkomitmen melanjutkan program yang memberikan manfaat, membenahi hal-hal yang memerlukan perbaikan, dan memastikan langkah seluruh jajaran selaras dengan arah kebijakan Kapolri (Jenderal Suyudi Ario Seto),” tutur Kapolda.

Kapolda Jabar
Serah terima Pataka Polda Jabar Ganda Wibawa Cakti dari Irjen Pol Pipit Rismanto ke Irjen Pol Hengki. (Foto: Humas Polda Jabar)

Penegakan Hukum Harus Transparan

Setelah resmi menjabat sebagai Kapolda Jabar, Irjen Hengki mengumpulkan para pimpinan setiap tingkatan di Polda Jabar.

“Kepada para pimpinan di setiap tingkatan, saya meminta agar menjadi teladan, membimbing anggota, dan membangun budaya kerja disiplin dan terbuka terhadap perbaikan,” ucap Irjen Hengki.

Kapolda menjelaskan, transformasi di tubuh Polri sangat penting. Penegakan hukum di wilayah hukum Polda Jabar harus transparan, profesional, berkeadilan, dan tidak tebang pilih.

“Wujudnya adalah pelayanan yang cepat dan mudah, penegakan hukum profesional dan berkeadilan, serta transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kapolda.

Menurut Irjen Hengki, untuk menjaga keamanan Jabar, polisi tak bisa bekerja sendiri. Karena itu, Irjen Hengki mengajak seluruh personel memperkuat kebersamaan dan sinergi dengan seluruh elemen di Jawa Barat.

“Saya memohon doa restu dan mengajak seluruh personel memperkuat kebersamaan dan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta segenap elemen masyarakat demi terwujudnya Jawa Barat aman dan kondusif,” tutur Irjen Hengki.

Sabar Dengar Keluhan Warga

Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki mewanti-wanti seluruh jajaran untuk mengubah cara berpikir dan bersikap kepada masyarakat. Dia meminta anggota tidak anti-kritik dan sabar mendengarkan keluhan warga.

Kapolda Jabr ingin semangat ‘polisi bersama masyarakat’ benar-benar hidup dalam tindakan sehari-hari.

“Dengarkan keluhan warga dengan sabar. Terima kritik masyarakat dengan lapang dada dan pahami persoalan sebelum mengambil tindakan,” kata Kapolda Jabar.

Irjen Pol Hengki mengingatkan, kedekatan dengan warga tidak datang dengan sendiri. Polisi harus mau hadir dan menjadi pendengar yang baik.

Setiap warga yang datang melapor ke kantor polisi harus mendapat pelayanan prima. Warga berhak tahu sampai di mana laporan mereka di tangani.

“Setiap warga yang datang harus merasa di hargai, di dengarkan, dan memperoleh kejelasan atas penanganan laporan yang di sampaikan. Dari kesediaan mendengar, kita mengetahui apa yang harus di benahi,” ujar Irjen Hengki.