SindoJabar, BANDUNG – Polrestabes Bandung mengimbau seluruh pendukung atau bobotoh tidak ke Jakarta saat laga el-classico Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/9/2026).
Bobotoh juga diimbau bisa menerima apa pun hasil laga nanti dan menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Kota Bandung saat dan setelah pertandingan.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengimbau para bobotoh mendukung dan menyaksikan pertandingan Persib melawan Persija lewat layar televisi.
“Saya selaku Kapolrestabes Bandung mengimbau seluruh bobotoh Persib Bandung, dapat menerima apa pun hasil akhir dari laga tersebut tanpa mengganggu ketertiban umum di Bandung,” kata Kapolrestabes Bandung, Jumat (11/9/2026).
Kombes Dedi menyatakan, selaku penanggung jawab keamanan di Kota Bandung, meminta partisipasi bobotoh dalam menjaga kondusivitas kamtibmas di Kota Bandung.
“Silakan menikmati pertandingan (melalui televisi). Kita sama-sama berdoa semoga Persib Bandung dapat memenangkan pertandingan dan situasi di Bandung tetap kondusif,” ujar Kombes Budi.
Kapolrestabes menuturkan, Polrestabes Bandung telah memetakan sebanyak 95 titik nonton bareng (nobar) laga Persib versus Persija di Kota Bandung. Puluhan titik nobar itu tersebar di seluruh penjuru kota.
Untuk memastikan situasi tetap aman kondusif, tutur Kapolrestabes, kepolisian menyiagakan personel di berbagai titik nobar tersebut. Termasuk menggelar pengamanan hingga tingkat polsek.
“Kami akan bekerja sama dengan elemen-elemen masyarakat yang menyelenggarakan nonton bareng. Tentu akan kita lakukan patroli bersama. Saya beserta para pejabat utama akan menyebar, memberikan imbauan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bandung. Silakan nonton bareng. Apa pun hasilnya tetap jaga kondusivitas,” tutur Kapolrestabes.

Polisi Sekat Perbatasan
Sementara itu, untuk mengantisipasi bobotoh memaksakan diri berangkat ke Jakarta, Polda Jabar melakukan penyekatan dan menjaga ketat perbatasan.
Seperti Kabupaten Karawang dan Bogor. Selain itu, polisi juga memantau ketat angkutan umum, seperti kereta api dan bus.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, kepolisian telah melakukan rapat koordinasi untuk pengamanan laga klasik ini.
“Pendukung Persib Bandung tak boleh menyaksikan pertandingan ini di Stadion Gelora Bung Karno. Kami melaksanakan penyekatan di perbatasan dengan Polda Metro Jaya (Polres Karawang dan Polres Bogor),” kata Kabid Humas, Kamis (10/9/2026).
Kombes Hendra menyatakan, kepolisian juga memonitor keberangkatan pemain Persib Bandung ke Jakarta dengan mengawalnya sampai Jakarta. Pengawalan dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya.
“Kami sudah melakukan pertemuan dengan pengurus bobotoh dan Jakmania dengan memberikan pernyataan menyejukan semua pihak. Kami mengajak muspida menghadirkan nonton bareng di wilayah masing-masing,” ujar Kombes Hendra.
“Terpenting, kami juga mengantisipasi mobilisasi suporter Viking dan Jakmania di wilayah Karawang dan Bogor menuju Gelora Bung Karno dengan melakukan penebalan personel di perbatasan,” tuturnya.






