SindoJabar.com – Satu warga Kampung Girang RT 01/09, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran bernama Ginasa Lintang Sari (18) meninggal dunia akibat terseret arus Sungai Cibanjaran atau Ciherang, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 15.42 WIB.
Korban Ginasa ditemukan di Bojongsering, Ciparay yang berjarak sekitar 2 kilometer (km) dari titik jatuh lalu terseret arus.
Selain itu, satu warga bernama Agus Sutisna (52), warga Kampung Neglasari RT 06/03, Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Bandung, hilang. Korban Agus, satpam SMAN 1 Banjaran, terseret arus Sungai Cibanjaran saat berupaya menolong korban.
Kapolsek Banjaran AKBP Sudi Hartono mengatakan, kronologi kejadian berawal saat Ginasa jatuh ke sungai dan hanyut. Kemudian orang tua korban dan beberapa tetangga berusaha menolong.
Di depan SMA 1 Banjaran, kata Kapolsek, satpam atas nama Agus ikut menolong dan sempat ke pinggir. Namun karena arus cukup deras sehingga korban Agus kembali hanyut.
“Satu korban atas nama Gina sudah ditemukan. Satu lagi saudara Agus masih dalam upaya pencarian,” kata Kapolsek Banjaran kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).
Basarnas Bandung Gelar Operasi Pencarian
AKBP Sudi Hartono menjelaskan, Polsek Banjaran berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk menurunkan tim Basarnas Bandung
“Insya Allah nanti kolaborasi melakukan pencarian. Kami telah melaporkan peristiwa ini ke Kapolresta Bandung (Kombes Pol Aldi Subartono),” ujar AKBP Sudi Hartono.
Kapolsek menuturkan, data yang di himpun petugas di lokasi kejadian, korban selamat antara lain, Indra, JA, Wildan, dan Ersih ayah dari korban Ginasa.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin mengatakan, berdasarkan asesmen petugas di lokasi kejadian, penyebab awal kejadian korban Ginasa terjatuh ke sungai karena kirmir di pinggir gang tergerus air.






