SindoJabar, BANDUNG– Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta camat dan lurah lebih cepat merespons persoalan di wilayahnya. Ia tidak ingin pemerintah baru bergerak setelah masalah tersebut ramai atau viral di media sosial.
Farhan mengatakan, penguatan peran kewilayahan menjadi salah satu hal yang tengah ditekankannya. Menurutnya, camat dan lurah memiliki posisi penting karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat mengetahui berbagai persoalan sejak awal.
Baca Juga:Ketua DPRD Bandung Dorong Pemkot Lebih Responsif Menangani Persoalan Masyarakat
“Ya, itu memang salah satu hal yang saya tekankan sekarang ke kewilayahan. Yang paling penting itu, Pak Gubernur juga sudah bilang, kalau sampai ada terjadi sesuatu, maka yang paling bertanggung jawab adalah kewilayahan,” kata Farhan di Gedung DPRD Kota Bandung Jumat (25/9/2026).
Farhan menegaskan, camat dan lurah harus kembali aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing. Sebab, jajaran kewilayahan dinilai memiliki akses langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.
“Maka kewilayahan, camat, lurah ini selagi saya betul-betul aktifkan kembali, jangan sampai kalah cepat oleh media sosial. Itu penting sekali karena bagaimanapun juga wilayah itu punya mata di mana-mana,” ucapnya.
Baca Juga:Farhan akan Cek Dugaan Kecelakaan Akibat Galian di Kawasan Viaduct
Farhan pun akan memberikan pengarahan khusus kepada para camat dan lurah untuk memperkuat respons terhadap persoalan di wilayah.
“Nah, besok pengajian, ya? Kita ramai-ramai di Masjid Agung. Pulang dari sana saya akan kasih briefing khusus kepada lurah dan camat,” pungkasnya. (*YM)






