Polrestabes-Pemkot Bandung Show of Force, Gelar Patroli Skala Besar demi Rasa Aman Masyarakat

Jawa Barat12 Dilihat

SindoJabar.com – Polrestabes dan Pemkot Bandung unjuk kekuatan atau show of force dengan menggelar patroli skala besar keliling kota, Jumat (11/6/3026) malam. Kegiatan ini wujud komitmen ketiga instansi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

Ratusan personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan patroli berskala besar untuk mengamankan sejumlah kawasan di Kota Bandung.

“Urgensinya, kita memasuki peak season dari masa liburan sekolah. Biasanya pada libur sekolah ini banyak sekali wisatawan datang ke sini. Maka kami harus memastikan masyarakat dan wisatawa yang datang ke Kota Bandung betul-betul merasa aman,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan seusai apel.

Farhan menjelaskan, sejumlah kejahatan jalanan telah terjadi di Kota Bandung dalam beberapa minggu terakhir. Aksi kriminal igu mayoritas di lakukan anak muda yang rata-rata masih di bawah umur.

“Ketika anak-anak muda kelebihan energi, ada beberapa yang menyalurkannya ke kegiatan-kegiatan melanggar hukum. Itu memang rata-rata usia berapa para pelanggar itu ya? Di bawah 16 (tahun), masih remaja. Jadi kita harus tekan ini, jangan sampai muncul lagi,” ujar Farhan.

Walikota Kapolres
Wali Kota Bandung M Farhan dan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi memimpin apel gelar pasukan. (Foto: Istimewa)

350 Personel Gabungan

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, patroli antisipasi kejahatanan jalanan dibagi menjadi di tiga wilayah, yakni, tengah, barat, dan timur. Sebanyak 350 personel gabung di kerahkan dalam rangka pengamanan tersebut.

“Untuk kekuatan tim yang di terjunkan malam ini sekitar 350 personel. Kemudian kendaraan yang di gunakan 100 unit roda empat dan roda dua,” kata Kapolrestabes.

Kombes Dedi menyatakan, patroli skala besar merupakan bagian dari upaya mencegah kejahatanan jalanan. Namun begitu, kepolisian akan tetap melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan.

“Baik, pada prinsipnya kegiatan patroli ini kan kegiatan preventif. Saya sudah perintahkan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang mengancam jiwa baik petugas maupun nyawa orang lain. Tetapi jika pelakunya anak-anak, yang di utamakan adalah pembinaan dan perlindungan,” ujar Kombes Dedi.