SindoJabar.com – Satu orang terluka akibat tertimpa pohon tumbang usai diterjang hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jumat (3/4/2026).
Selain itu, enam pohon tumbang di Kecamatan Cidadap menyebabkan jalur Bandung-Lembang tertutup. Arus kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Setiabudi.
Enam titip pohon tumbang terjadi di Jalan Setiabudi, Depan Hotel Padasuka, Jalan Kencana depan Hotel Arjuna, Depan Hotel Artdeco Jalan Gunung Batu, Depan Hotel Sayuli Ledeng, dan depan lapangan Hegarmanah.
“Terdapat satu korban, terkena pohon tumbang di depan Hotel Sayuli,” kata Kapolsek Cidadap Kompol Rudhi Gindriansyah.
Kompol Rudhi menjelaskan, pohon tumbang juga menyebabkan akses jalan dr Setiabudi dari arah Bandung dan Lembang tertutup. Selain itu pohon tumbang juga menyebabkan sarana komunikasi kepolisian terputus.
“Saat ini jajaran masih melakukan upaya pembukaan akses dibantu warga sekitar dengan menggunakan mesin potong dan manual,” ujar Kompol Rudhi.
Sebelumnya, Badai, hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bandung, Jumat (3/4/2026) siang. Akibatnya, sejumlah pohon dan reklame tumbang di beberapa titik.
Bahkan, pohon tumbang menimpa mobil yang sedang melintas. Seperti di Jalan Rajawali, pohon tumbang menimpa mobil bercat silver nopol D 1502 AIE.
Berdasarkan data dari laporan masyarakat melalui layanan 110 kepolisian, pohon tumbang terjadi di enam titik.
Papan Reklame Roboh
Antara lain, Jalan dr Djunjunan (Pasteur), Jalan Gunung Batu, Jalan Dayang Sumbi, Jalan Ciliwung, Jalan Ir Juanda, dan Jalan Setiabudi.
“Untuk pohon tumbang di kawasan Pasteur sudah dalam penanganan petugas,” kata Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah.
AKP Nurindah menyatakan, beberapa baliho dan papan reklame juga tumbang. Namun sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan.
Namun dari pantauan media sosial (medsos), papan reklame berukuran besar tumbang di Jalan Purnawarman, depan Bandung Electronic Center (BEC).
“Saat ini masih pendataan titik banjir dan informasi baliho serta papan reklame yang roboh,” ujar AKP Nurindah.
Data pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, menunjukkan curah hujan di wilayah terdampak tergolong tinggi.
Curah hujan di Kota Bandung tercatat mencapai 49,4 mm per hari yang termasuk kategori hujan sedang. Di Kota Tasikmalaya, curah hujan mencapai 103 mm per hari yang masuk kategori hujan sangat lebat.
Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, analisa atmosfer suhu muka laut di sebagian wilayah perairan Indonesia masih relatif hangat.
Sehingga mengindikasikan potensi suplai uap air cukup besar menuju wilayah Jawa Barat.






