Selamatkan Aset Historis dan Budaya Kebun Binatang Bandung, PEWARIS Dukung Wali Kota Farhan 

Jawa Barat89 Dilihat

SindoJabar.Com – Gelombang dukungan terhadap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menata kembali, menyelamatkan aset historis dan budaya Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden) terus menguat.

Penjaga Warisan Sunda (PEWARIS) bersama Aliansi Bandung Melawan yang terdiri atas tokoh lintas profesi, dari aktivis 78, lawyer senior, aktivis lingkungan, hingga pelaku UMKM, menyatakan sikap mendukung visi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Aliansi besar ini melibatkan berbagai organisasi strategis. Di antaranya, Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Gerakan Pilihan Sunda (GERPIS), Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI), WALHI, Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I), komunitas seniman dan pelaku UMKM di kawasan Babakan Siliwangi.

Perwakilan PEWARIS Rully Alfiady mengapresiasi Wali Kota Muhammad Farhan yang memiliki kemauan politik (political will) kuat untuk menyerap aspirasi murni warga Bandung.

“Kami mengapresiasi keberanian Wali Kota yang mau turun langsung menyerap kegelisahan warga. Ini bukan sekadar soal sengketa lahan, tapi menjaga warisan konservasi, sejarah, dan budaya yang melekat pada identitas Bandung,” kata Rully Alfiady, Rabu (4/3/2026).

“Wali Kota telah menunjukkan komitmen bahwa suara rakyat adalah kompas utama dalam kebijakan ini,” ujarnya.

Wali Kota Bapak Warga Bandung di Tengah Konflik

Aliansi Bandung Melawan menilai Muhammad Farhan mampu mengambil posisi tepat. Walaupun proses penyelamatan Kebun Binatang Bandung berjalan berliku dan sempat terseret ke ranah konflik kepentingan antarpihak (dualisme pengurus yayasan).

“Di tengah kemelut dan tekanan berbagai pihak, Wali Kota secara bijak mampu menempatkan posisi sebagai Bapak bagi warga Bandung,” tutur Rully.

Menurut Rully, Farhan mengedepankan solusi yang memihak pada kepentingan publik di atas kepentingan kelompok tertentu.

Tuntutan dan Harapan PEWARIS

Dalam pernyataan bersama ini, PEWARIS dan Aliansi Bandung Melawan menekankan beberapa poin krusial:

  • Konservasi dan Budaya: Kebun Binatang harus tetap menjadi pusat konservasi dan edukasi budaya, bukan sekadar komoditas bisnis.
  • Ekonomi Kerakyatan: menjamin keberlangsungan UMKM di sekitar Babakan Siliwangi dan Tamansari yang selama ini menggantungkan hidup dari ekosistem Kebun Binatang.
  • Hukum Berkeadilan: mendukung langkah legalitas Pemkot Bandung agar aset historis itu memiliki payung hukum permanen.

Aliansi berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan penataan agar transparansi tetap terjaga. Kebun Binatang Bandung tetap menjadi paru-paru hijau serta kebanggaan warga Jawa Barat.