SindoJabar.com – Warga Jalan Setiabudi Indah, Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung menemukan jasad perempuan di bawah rumpun bambu pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Jasad korban telah dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung pada Minggu (19/4/2026).
Informasi menyebutkan, jasad perempuan tersebut di temukan oleh warga yang sedang melatih anjing peliharaannya di lokasi kejadian.
Warga terkejut saat melihat jasad korban tergeletak di bawah rumpun bambu dan tertutup sampah. Saksi melaporkan temuannya ke aparat kewilayahan.
Ketua RW 07 Asep Dani meneruskan laporan warga itu ke Polsek Cidadap dan Disdamkarmatan Kota Bandung.
Petugas Damkarmatan Kota Bandung tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.38 WIB. Namun karena lokasi jasad berada di bawah lereng berkedalaman sekitar 200 meter dan gelap, petugas menghentikan upaya evakuasi.
Petugas melanjutkan proses evakuasi pada Minggu (19/4/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Evakuasi melibatkan sejumlah petugas dengan menerapkan hauling system.
Petugas memasang tripod di atas tebing. Setelah sistem terpasang, petugas turun ke bawah tebing sedalam 200 meter.
Di titik lokasi, petugas memangkas rumpun bambu dengan gergaji mesin agar korban dapat di evakuasi. Setelah berusaha keras, akhirnya petugas dapat mengevakuasi korban dengan tandu.
Evakuasi Makan Waktu 5 Jam Lebih
Selanjutnya, jasad di bawa ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Proses evakuasi korban memakan waktu sekitar 5 jam 39 menit.
Kapolsek Cidadap Kompol Rudhi Gindriansyah mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban, penyebab kematian dan bagaimana jasad korban berada di bawah rumpun bambu.
“Belum ada (terkait identitas korban). Jenazah sebagian besar sudah hancur, sulit untuk di identifikasi,” kata Kapolsek CIdadap di konfirmasi wartawan via pesan singkat, Senin (20/4/2026).
Kompol Rudhi menyatakan, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan pakaian dan tas yang kondisinya telah hancur.
“Di samping jenazah ada baju dan tas yang sudah hancur juga,” ujar Kompol Rudhi.
Kapolsek Cidadap mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk mendatangi Polsek Cidadap.
“Ya, kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, datang ke polsek biar nanti kami koordinasikan dengan RS Sartika Asih,” tutur Kapolsek Codadap.






