8 Ribu Suporter Hadir di Pakansari saat Uji Coba Pertama Timnas Indonesia U23 vs Mali, Pertemuan Kedua Bakal Sepi?

SINDOJABAR.COM – Suporter Indonesia membuktikan, cinta untuk timnas tak pernah bersyarat! Stadion Pakansari bersiap bergemuruh lagi di laga kedua Timnas Indonesia U23 vs Mali, Selasa, 18 November 2025.

Ya, dukungan suporter Indonesia kembali menunjukkan kelasnya. Bukan sekadar hadir, tetapi menggema.

Pada laga persahabatan pertama antara Timnas Indonesia U23 vs Mali U23, Sabtu, 15 November 2025, sekitar 8.000 suporter hadir langsung di Stadion Pakansari, Bogor.

Pertanyaannya, apakah atmosfer serupa bakal tercipta di pertemuan kedua Timnas Indonesia U-23 vs Mali, pada Selasa malam?

Mereka hadir tanpa syarat, tanpa keluhan, hanya satu tujuan, menjadi energi bagi Garuda Muda menuju SEA Games 2025.

Keberanian, loyalitas, dan determinasi suporter kembali menegaskan satu hal, kecintaan pada Timnas Indonesia tidak pernah pudar, bahkan dalam uji coba sekalipun.

Tidak hanya di stadion, dukungan juga menggeliat dari layar kaca. Pertandingan yang disiarkan, Indosiar berhasil memuncaki rating televisi secara nasional.

BACA JUGA: Norwegia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Hancurkan Italia, Akhiri Penantian 27 Tahun

Berdasarkan data Arianna & Nielsen TAM, laga Timnas U23 vs Mali mencatat, TV Rating (TVR) 6,5% dan TV Share (TVS) 27,3%, mengalahkan seluruh program unggulan Indosiar seperti sinetron “Merangkai Kisah Indah” (TVR 4,4%) dan “Merangkai Kisah Ropril” (TVR 1,8%).

Antusiasme yang meledak ini juga dibantu teknologi siaran super mewah dari Emtek Grup: kamera Sony A7 Mark III + stabilizer DJI Ronin RS4, kualitas 4K, 120 fps—setup senilai Rp70-90 juta hanya untuk satu perangkat. Tidak heran, tayangannya terasa seperti pertandingan level dunia.

Menurut Hendi Rohendi, produser olahraga Emtek Group yang dikutip dari keterangan pers PSSI pada Senin, 17 November 2025, pihaknya selalu berusaha menaikkan kualitas siaran langsung sepak bola.

Terutama di laga-laga Timnas agar kepuasan penonton yang menyaksikan dari rumah mendapatkan sensasi yang kurang lebih sama dengan suporter yang hadir di stadion.

“Dengan persaingan siaran di televisi lokal, lalu benchmark dengan siaran-siaran sepak bola dunia yang sering disaksikan pecinta sepak bola kita, maka kami harus terus berusaha meningkatkan mutu tayangan. Ini terobosan dari kami. Responsnya juga bagus, sehingga kami akan pertahankan di laga-laga Timnas dan sepak bola nasional berikutnya,” ujar Hendi.

Kini saatnya membuktikan lagi, dukungan kita bukan hanya euforia sesaat. Timnas U23 akan kembali menghadapi Mali di laga kedua pada Selasa, 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Indonesia memanggil setiap pecinta sepak bola untuk hadir langsung. Mari penuhi stadion, jadikan atmosfer Pakansari kembali membara, dan tunjukkan, Garuda tidak pernah terbang sendiri.***