SINDOJABAR.COM – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, optimistis musim ini, bakal mengakhiri penantian panjang The Gunners yang terakhir kali juara Premier League pada tahun 2004.
Dia memperingatkan para penantang gelar bahwa kemenangan 4-1 atas Aston Villa adalah bukti bahwa timnya berada di jalur yang tepat untuk memenangkan Liga Premier untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.
Arsenal membuat pernyataan berani dalam perebutan gelar liga ketika mereka menghancurkan Villa dengan ledakan performa di babak kedua di Stadion Emirates pagi ini.
Kesalahan kiper Villa, Emiliano Martinez, yang gagal menangkap tendangan sudut, memungkinkan Gabriel Magalhaes membuka skor.
Martin Zubimendi menggandakan keunggulan tak lama kemudian, sebelum Leandro Trossard dan Gabriel Jesus melengkapi kemenangan besar Arsenal.
Gol Ollie Watkins di menit-menit akhir pertandingan tidak berarti apa-apa bagi Villa, yang jelas-jelas kekurangan kualitas setelah gagal memanfaatkan penguasaan bola mereka di babak pertama.
Setelah kalah dari Villa dan Liverpool serta bermain imbang melawan Manchester City dan Chelsea sebelumnya, Arsenal akhirnya mencatatkan kemenangan penting dalam upaya mereka meraih gelar juara.
BACA JUGA: Jadwal Pertandingan Persib vs Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two 2025/26
Arteta menggambarkan hasil tersebut sebagai bukti bahwa Arsenal memiliki kemampuan untuk mengangkat trofi liga, setelah finis sebagai runner-up selama tiga musim berturut-turut.
“Secara pribadi dan profesional, tahun 2025 merupakan tahun yang luar biasa. Cara para pemain, klub, dan staf membuat saya menikmati pekerjaan setiap hari sungguh menakjubkan.”
“Untuk tahun 2026, kami tahu apa yang kami inginkan. Kami harus bekerja keras setiap hari, tetapi saya pikir kami berada di jalur yang tepat,” kata Arteta.
Arsenal mengakhiri tahun 2025 dengan unggul lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
The Citizens akan bermain melawan Sunderland pada hari Minggu, sementara Villa yang berada di posisi ketiga tertinggal enam poin dari pemimpin klasemen.
Kemenangan ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Villa dalam 11 pertandingan, sebuah momen manis bagi Arteta setelah kekecewaan akibat gol telat Emiliano Buendia yang memberikan kemenangan kepada tim Unai Emery awal bulan ini.***








