Drama di Hampden Park, Skotlandia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Gasak Denmark

SINDOJABAR.COM – Skotlandia mengakhiri penantian lebih dari dua dekade untuk kembali ke panggung Piala Dunia ketika mereka bangkit untuk mencatat kemenangan dramatis 4-2 atas Denmark dalam pertandingan Grup C kualifikasi zona Eropa di Hampden Park, Rabu dini hari tadi.

Pertandingan menegangkan itu membuat Skotlandia, yang telah menjalani musim penuh pasang surut, harus menunggu hingga masa tambahan waktu sebelum memastikan tiket otomatis mereka ke Piala Dunia pertama sejak 1998.

Tim asuhan Steve Clarke mengawali pertandingan dengan gemilang ketika Scott McTominay membuka skor di menit ketiga. Gol akrobatik gelandang Napoli tersebut, yang memanfaatkan umpan Ben Gannon-Doak, memicu sorak sorai dari ribuan penonton di stadion.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Denmark bangkit menyamakan kedudukan lewat pergerakan terorganisir yang mulai menekan pertahanan tuan rumah.

Skotlandia yang gugup gagal mempertahankan momentum awal mereka, sehingga Denmark mendominasi permainan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.

Striker Denmark, Rasmus Hojlund, mencetak gol penyama kedudukan di menit 57 lewat tendangan penalti.

BACA JUGA: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Nigeria Tuding Kongo Gunakan Ilmu Hitam Voodoo

Lawrence Shankland kemudian membawa Skotlandia kembali unggul pada menit 78 setelah Denmark bermain dengan 10 orang karena Rasmus Kristensen dikartu merah pada menit 61.

Dengan waktu tersisa kurang dari 10 menit, Denmark, yang bermain dengan 10 orang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Patrick Dorgu pada menit ke-81.

Namun, drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Kieran Tierney, yang seharusnya digantikan, memberikan semangat bagi tim nasional Sekotlandia.

Dia melepaskan tembakan keras kaki kiri yang melewati Kasper Schmeichel di menit ke-90, membuat seisi Glasgow bergemuruh.

Ketika Denmark turun habis-habisan mencari gol penyeimbang, penjaga gawang mereka Kasper Schmeichel turut naik membantu serangan.

Keputusan itu menjadi bumerang ketika Kenny McLean mengambil kesempatan untuk melepaskan tembakan jarak jauh dari tengah lapangan ke gawang kosong.

Bola masuk ke dalam gawang untuk memastikan kemenangan 4-2 yang memicu pesta yang tidak pernah berhenti di antara para pendukung Tartan Army.

Denmark, di sisi lain, kembali dengan kekecewaan setelah hanya mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan terakhir mereka.

Kekalahan dari Skotlandia memaksa mereka untuk mencari peluang terakhir melalui babak playoff.***