Kutuk Keras Teror terhadap Tom Haye, PT PBB: Pelanggaran Nilai-nilai Kemanusiaan

SindoJabar.Com – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengutuk keras teror di media sosial (medsos) terhadap gelandang Persib Bandung, Tom Haye.

Manajemen menyebut intimidasi, rasisme, dan ancaman nyawa adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Pernyataan resmi PT PBB itu di sampaikan secara tertulis oleh Head of Communications PT PBB Adhi Pratama, Senin (12/1/2026).

“Kami menyayangkan ada pesan-pesan bernada ancaman, ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman pembunuhan yang di terima pemain kami, Thom Haye, melalui media sosial pascapertandingan PERSIB kontra Persija pada Minggu 11 Januari 2026,” kata Adhi.

Usai Derbi Panas Persib vs Persija, Thom Haye Ungkap Ancaman Pembunuhan

Adhi menyatakan, PERSIB menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan verbal, ancaman, dan rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun kehidupan bermasyarakat.

Sepak bola, ujar Adhi, seharusnya menjadi ruang pemersatu, menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan rasa saling menghormati, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Langgar Nilai-Nilai Kemanusiaan

“Kami memahami bahwa rivalitas adalah bagian dari dinamika kompetisi. Namun rivalitas tidak boleh berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu,” ujar Adhi.

Menurut Adhi, kritik terhadap permainan adalah hal wajar. Tetapi intimidasi, rasisme, dan ancaman nyawa adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

PERSIB mendukung penuh komitmen bersama untuk stop racism dan mengajak seluruh insan sepak bola, termasuk suporter dari semua klub bersama-sama menjaga iklim sepak bola Indonesia aman, sehat, dan bermartabat.

“Kami juga mengapresiasi sikap dewasa mayoritas suporter yang tetap menjunjung sportivitas dan menolak segala bentuk kekerasan,” tuturnya.

“Kami percaya, dengan kesadaran kolektif dan tanggung jawab bersama, sepak bola Indonesia dapat terus tumbuh sebagai hiburan yang membanggakan, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai fair play,” ucap Adhi.

Teror Pribadi dan Keluarga

Diketahui, Tom Haye, mendapat ancaman teror pembunuhan melalui medsos. Tom Haye sangat menyayangkan teror itu muncul pascalaga el clasico Persib Bandung versus Persija Jakarta.

Teror itu di ungkap Tom Haye dalam unggahan berbahasa Inggris di medsos. Berikut penggalan unggahan Tom Haye terkait teror yang di alamatkan kepada pribadi dan keluarganya itu:

“Kami memenangkan pertandingan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta bobotoh,” tulis Tom Haye.

“Saya sungguh percaya bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi. Gairah dan atmosfernya sangat spesial,” ujarnya.

“Di saat yang sama saya merasa sedih, sangat di sayangkan bahwa terlalu banyak pertandingan yang di bayangi oleh perilaku tidak hormat dan pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu,” tutur Tom Haye.

Persib vs Persija Rivalitas Tinggi, Polda Jabar All Out Amankan Laga