SindoJabar, SUBANG – Petugas Lapas Kelas IIA Subang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Subang menggelar razia dan tes urine pada Selasa (22/9/2026) malam.
Dalam razia yang melibatkan personel TNI dan Polri itu, petugas menggeledah seluruh sel hunian warga binaan. Petugas memeriksa setiap sudut sel termasuk lemari para narapidana (napi).
Hasil razia, petugas Lapas Subang menemukan dua bilah senjata tajam milik seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi.
“Kami menemukan dua buah sikim (senjata tajam buatan)” kata Kalapas Kelas IIA Subang Gatot Harisaputro melalui keterangan tertulis, Rabu (23/9/2026).
Selain itu, ujar Gatot, petugas juga menemukan 15 korek api gas, 13 buah sendok logam, 17 paku, tiga jam tangan, satu bilah cutter, dan lima botol parfum.
Namun Kalapas Subang tak menjelaskan tujuan napi menyimpan senjata tajam buatan, dan paku, cutter tersebut. “Seluruh barang kami tertibkan (disita lalu dimusnahkan),” ujar Gatot.

Nihil Positif Narkoba
Selain melakukan razia, tutur Kalapas, petugas Lapas Subang bersama BNN Subang menggelar tes urine terhadap 63 WBP dan 56 petugas.
Hasil tes urine, tutur Kalapas, tak ada napi dan petugas lapas yang positif mengonsumsi narkotika.
“Kegiatan razia gabungan dan tes urine ini bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu, wujud sinergitas kami dengan TNI, Polri, dan BNN Subang,” tutur Kalapas.
Gatot menegaskan, Lapas Subang akan rutin menggelar razia gabungan dan tes urine. Tujuannya untuk menjaga situasi lapas agar tetap kondusif.
“Kami akan rutin menggelar razia dan tes urine agar situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ucap Gatot.






