Terinspirasi Visi Misi Sekolah, Kepala SD di KBB Ciptakan Himne yang Disenandungkan Setiap Usai Upacara

BANDUNG BARAT,SINDOJABAR.COM – Terinspirasi dari visi misi sekolah akhirnya tercipta Himne SDN Girimukti Cikalongwetan untuk pertama kalinya.

Kreasi lagu himne itu tidak bisa dilepaskan dari peran sentral Kepala SDN Girimukti, Mudrikah yang dengan kejeliannya bisa mencari bibit-bibit siswa berpotensi dengan suara vokal yang merdu.

Adanya Himne SDN Girimukti Cikalongwetan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah. Sebab tidak semua sekolah bisa memiliki himne dengan nilai-nilai kesakralan serta makna mendalam soal pendidikan.

“Betul, Himne SDN Girimukti Cikalongwetan ini inspirasinya dari visi misi sekolah. Liriknya saya buat sekitar seminggu, satu hari aransemen, dan satu hari recording di studio teman di Sukabumi,” terang Mudrikah saat ditemui di sekolah, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, sebelum terbersit membuat himne dirinya, guru, serta siswa kerap membuat konten-konten tentang pendidikan. Baru kemudian muncul ide untuk membuat lagu sebagai jargon sekolah, dan akhirnya tercipta Himne SDN Girimukti Cikalongwetan.

“Sebenarnya selain himne ada juga lagu yang sudah dibuat, yakni “SDN Girimukti Hebat” tinggal dibikin videonya,” ucapnya yang baru menjadi kepala sekolah definitif di SDN Girimukti terhitung sejak 1 Agustus 2026.

Dikatakannya, awal mula menyusun visi misi yang kemudian dijadikan akronim Harmonis, Edukatif, Berkarakter, Aktif, dan Tangguh (HEBAT). Tagline itu yang kemudian coba diwujudkan menjadi himne.

Lalu mencoba menuliskan liriknya berdasarkan visi misi HEBAT. Sehingga bisa dikatakan ini menjadi himne sekolah yang pertama di Kecamatan Cikalongwetan.

“Videonya bisa dilihat di YouTube siswa SDN Girimukti Ft Azkha Zein,” tutur pria yang memiliki kemampuan seni mumpuni dan pernah bersaing di tingkat nasional ini.

Dirinya melihat potensi anak-anak didiknya, terutama di bidang tarik suara cukup menonjol. Ada beberapa siswa bahkan memiliki kemampuan olah vokal di atas rata-rata.

Hal tersebut linier dengan semangat dan bakat anak-anak yang justru semakin tumbuh. Alhasil selain membenahi sarana, ia pun ingin mengembangkan potensi siswa selain di bidang akademik.

Bibit-bibit unggul yang selama ini belum terwadahi secara menyeluruh. Seperti dari bidang tarik suara, prestasi keagamaan, hingga kejuaraan di bidang olahraga sesungguhnya sudah ada.

“Jadi himne ini akan terus dikumandangkan setiap Senin setelah upacara bendera,” imbuhnya.

Mudrikah berharap lagu-lagu ini bukan sekadar dihafal, melainkan dihayati dan dijalankan  menjadi karakter nyata setiap siswa.

Harmonis dalam berteman, edukatif dalam belajar, berkarakter dalam sikap, aktif dalam berkarya, dan tangguh menghadapi segala keterbatasan.

“Semangat anak-anak tidak boleh menunggu dan harus terus digelorakan. Hari ini mereka menyanyi, besok mereka membuktikan bahwa SDN Girimukti memang HEBAT,” tuturnya.

Ia melanjutkan, untuk membentuk paduan suara pembawa lagu himne dilakukan seleksi langsung di setiap kelas. Dari puluhan siswa yang mencoba, terpilih lima anak yang memiliki kemampuan vokal menonjol.

Tiga siswa SDN Girimukti Cikalongwetan sedang menyanyikan lagu Himne SDN Girimukti yang menjadi jargon sekolah dan akan disenandungkan setiap usai upacara bendera Hari Senin. Foto/SINDOJABAR.COM

Salah satunya Azkha Zein, yang menjadi pendorong sekaligus teladan bagi teman-temannya. Himne tersebut kini berdurasi sekitar tiga menit dan telah menjadi sebuah video klip yang telah banyak diputar di media sosial.

“Dipilih lima orang, diuji per kelas, dilihat potensinya lewat konten-konten edukasi yang kami buat. Hasilnya luar biasa, mereka cepat paham, liriknya mudah diingat dan maknanya menyatu dengan diri mereka,” sebutnya.

Sementara itu bagi para siswa, lagu ini bukan sekadar nada dan lirik. Ketika ditemui, Teja (12) siswa Kelas 5, Aji (10) Kelas 5 dan Rizki (11) Kelas 5 mengaku bangga bisa menyanyikan lagu tersebut. “Yang paling saya ingat: Girimukti hebat. Itu yang berkesan,” kata Teja.

Aji mengakui sedikit kesulitan mengatur napas saat bernyanyi, namun tetap merasa senang. Ia bercita-cita ingin menjadi penyanyi hingga ke tingkat nasional. Sementara Rizki mengaku menghafal lagu ternyata lebih gampang daripada pelajaran biasa.

Idola mereka ternyata sama, yakni Azkha Zein, teman sendiri yang menjadi pemimpin vokal mereka. “Belajarnya cepat, liriknya gampang diingat. Kalau nyanyi, rasanya senang saja,” ucapnya singkat. (*)