Tak Terapkan PJJ, Farhan Perketat Penggunaan Masker Cegah Influenza A

SindoJabar, BANDUNG  – Siswa di Kota Bandung diminta memperketat penggunaan masker menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap influenza A yang menyerang sejumlah anak.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kondisi penyebaran influenza A saat ini masih terkendali. Ia meminta warga, terutama anak-anak dan orang tua yang rentan, meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan.

Baca Juga:Kasus Influenza Naik, Kemenkes Perkuat Labkesmas untuk Deteksi Virus di Daerah

“Mengenai influenza saat ini, saya betul-betul meminta kepada seluruh warga untuk memperhatikan, terutama anak-anak dan orang tua yang rentan,” kata Farhan Sabtu (3/9/2026).

Menurutnya, gejala influenza A tidak hanya demam, batuk, dan bersin, tetapi juga dapat disertai sakit badan hingga diare.

“Jadi tolong hati-hati, jaga kebersihan, dan jangan sembarangan, terutama untuk anak-anak dan orang tua,” ujarnya.

Baca Juga:Kemensos Perketat Penerima Data Bansos

Terkait opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Farhan memastikan hingga kini belum ada kebijakan tersebut di sekolah-sekolah Bandung.

“Belum ada, sampai hari ini tidak ada,” katanya.

Farhan menjelaskan, PJJ tidak bisa diberlakukan sembarangan karena pemerintah daerah perlu berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan kementerian.

“Kalau mau mengumumkan PJJ, kita harus mendapat persetujuan (approval) dari kementerian. Tidak bisa sembarangan,” jelasnya.

Baca Juga:Pemprov Jabar Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Puncak Musim Hujan

Farhan menilai langkah yang lebih tepat saat ini adalah memperketat pencegahan, termasuk penggunaan masker dan mencuci tangan secara rutin.

“Iya, dianggapnya masih terkendali. Gelombangnya masih terkendali. Daripada PJJ, lebih baik memperketat penggunaan masker dan rutin mencuci tangan,” pungkasnya. (*YM)