SindoJabar, KARAWANG – Riyanto (25), warga Cilamaya, Karawang dan Abdullah, warga Ciasem, Kabupaten Subang, kehilangan nyawa akibat berkelahi lalu tenggelam di saluran irigasi KW 4 Johar, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Tim search and rescue (SAR) gabungan menemukan jasad kedua korban pada hari ke-3 pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung dan SAR gabungan berhasil menemukan dua korban dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pagi.
“Pada pukul 02.26 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban pertama tersangkut rumpun di aliran irigasi. Pukul 03.20 WIB, korban dievakuasi ke RSUD Karawang,” kata Kepala Kantor SAR Bandung.
Adi menyatakan, tim SAR gabungan menemukan korban kedua pada pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, pada pukul 09.30 WIB, tim membawa korban ke RSUD Karawang untuk penanganan lebih lanjut.
“Dengan di temukannya kedua korban, Kantor SAR Bandung menutup operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya di kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Adi.
Kakansar Bandung menuturkan, operasi SAR ini melibatkan 54 personel dari berbagai unsur. Antara lain, Basarnas Bandung, Polairud Polresta Karawang.
Kemudian, Bhabinsa Karawang Timur, SAR MTA, BPBD Karawang, Protek, Katana Rescue, Katar Rescue, Jadul, Baitul Ilmi Care, KRI, dan JKP.
Terlibat Perkelahian
Dalam kesempatan itu, Kakansar Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan atas kerja sama dan koordinasi dalam pelaksanaan operasi pencarian serta evakuasi hingga kedua korban berhasil di temukan.
“Terima kasih kepada seluruh personel, unsur SAR gabungan, dan seluruh pihak yang telah melaksanakan operasi dengan penuh dedikasi. Sinergi dan koordinasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” tutur Kakansar Bandung.
Sebelumnya, Kantor SAR Bandung menerima laporan dua orang tenggelam di saluran irigasi KW 4 Johar, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (9/10/2026) sore.
Kedua korban bernama Abdullah dan Riyanto. Berdasarkan informasi awal yang di terima beberapa saksi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Korban Abdullah dan Riyanto terlibat perkelahian yang berlanjut hingga ke tengah aliran irigasi. Akhirnya kedua korban tenggelam.






