Sindojabar, Bandung – Integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) semakin mengubah cara pengguna memanfaatkan smartphone, mulai dari mengolah foto, merekam video, hingga mencari informasi secara langsung melalui layar.
Tren tersebut dihadirkan Samsung melalui Galaxy S26 FE yang membawa 47 fitur Galaxy AI serta peningkatan kemampuan kamera untuk mendukung produktivitas dan kreativitas digital.
Samsung Galaxy S26 FE menggabungkan teknologi kamera, pemrosesan berbasis AI, dan performa perangkat untuk menunjang berbagai kebutuhan pengguna. Inovasi tersebut menyasar konsumen yang ingin mendapatkan pengalaman smartphone kelas flagship, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun pembuatan konten digital.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah My FanCam. Teknologi ini memungkinkan pengguna menentukan subjek setelah video direkam, kemudian sistem secara otomatis mengikuti pergerakan subjek dan mempertahankannya di tengah bingkai.
MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan menjelaskan fitur tersebut juga memungkinkan pengguna menyiapkan video dalam format vertikal maupun lanskap tanpa harus melakukan pemotongan gambar secara manual.
“Kemampuan ini dapat membantu kreator konten menyesuaikan hasil rekaman untuk berbagai platform digital,”ujar Ilham, Senin (12/10/2026)
Baca juga: Galaxy Z8 Series Hadir, Ini Pilihan HP Lipat Sesuai Gaya Hidup
Samsung turut membenamkan Super Steady Video with Horizontal Lock untuk menjaga garis horizon tetap lurus meskipun perangkat diputar hingga 360 derajat. Fitur ini dirancang untuk menghasilkan rekaman yang lebih stabil ketika pengguna bergerak saat merekam video.
Galaxy S26 FE mengusung kamera utama 50 megapiksel, kamera ultra-wide 12 megapiksel, serta kamera telefoto 8 megapiksel dengan kemampuan 3x optical zoom. Perangkat ini juga mendukung Space Zoom hingga 30x, perekaman video 8K, dan Nightography Video untuk membantu pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya.
47 Fitur Galaxy AI untuk Produktivitas
Selain kemampuan kamera, integrasi AI menjadi salah satu fitur utama Galaxy S26 FE. Samsung menghadirkan 47 fitur Galaxy AI yang terdiri atas 26 fitur pemrosesan langsung di perangkat (on-device), 17 fitur berbasis komputasi awan (cloud), dan empat fitur hibrida.
Rangkaian teknologi tersebut mencakup Photo Assist untuk membantu pengolahan foto, Now Brief untuk menyajikan informasi yang relevan dengan aktivitas pengguna, serta Audio Eraser untuk mengurangi suara yang mengganggu dalam rekaman audio.
Berdasarkan data internal Samsung selama September 2026, Photo Assist menyumbang 37% dari total penggunaan fitur AI, disusul Now Brief sebesar 22% dan Audio Eraser sebesar 12%.
Galaxy S26 FE juga dilengkapi Now Nudge untuk memberikan saran kontekstual dalam aktivitas yang didukung, Circle to Search with Google untuk mencari informasi melalui objek yang tampil di layar, serta Gemini Live yang memungkinkan interaksi dengan AI menggunakan kamera atau tampilan layar secara langsung.
Kehadiran fitur-fitur tersebut memperlihatkan pemanfaatan AI yang tidak hanya berfokus pada pengolahan konten, tetapi juga membantu pengguna memperoleh informasi dan menjalankan aktivitas digital secara lebih praktis.
Meski demikian, kemampuan setiap fitur dapat bergantung pada koneksi internet, bahasa, wilayah, serta kompatibilitas layanan yang digunakan.
Performa dan Dukungan Pembaruan Jangka Panjang
Untuk menunjang pemrosesan aplikasi dan fitur AI, Samsung Galaxy S26 FE menggunakan chipset Exynos 2500 dengan fabrikasi 3 nanometer.
Menurut spesifikasi yang disampaikan Samsung, chipset tersebut menawarkan peningkatan performa CPU hingga 11%, GPU hingga 24%, dan NPU hingga 51% dibandingkan Galaxy S25 FE. NPU merupakan unit pemrosesan yang dirancang untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan.
Perangkat ini juga dilengkapi sistem pendingin yang ukurannya diklaim meningkat hingga 7% dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung menyebut chipset tersebut 15% lebih hemat daya dibandingkan pendahulunya.
Untuk mendukung penggunaan sepanjang hari, Galaxy S26 FE dibekali baterai berkapasitas 4.900 mAh dengan kemampuan pemutaran video hingga 29 jam. Perangkat ini mendukung pengisian daya 45 watt yang diklaim mampu mengisi baterai hingga 69% dalam sekitar 30 menit, serta pengisian daya nirkabel 15 watt.
Dari sisi perangkat lunak, Galaxy S26 FE menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9. Samsung menjanjikan hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan sejak peluncuran global.
Dukungan pembaruan tersebut menjadi salah satu aspek penting bagi konsumen yang mempertimbangkan usia pakai perangkat, terutama di tengah perkembangan fitur AI dan kebutuhan keamanan data digital.
Layar 120 Hz dan Kemudahan Migrasi Data
Galaxy S26 FE mengusung layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate hingga 120 Hz. Spesifikasi tersebut mendukung tampilan visual yang tajam dan pergerakan gambar yang lebih mulus untuk menikmati konten, bermain gim, maupun menjalankan aplikasi.
Perangkat ini memiliki ketebalan 7,4 milimeter dan bobot 193 gram. Samsung juga membekalinya dengan Corning Gorilla Glass Victus+ pada bagian depan dan belakang, rangka aluminium, serta sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air sesuai kondisi pengujian yang ditetapkan.
Bagi pengguna yang ingin berpindah dari perangkat lama, Samsung menghadirkan pembaruan pada fitur Smart Switch. Transfer data dapat dilakukan secara nirkabel dengan memindai kode QR tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, serta tersedia opsi pemindahan menggunakan kabel.
Smart Switch mendukung pemindahan hingga 20 jenis data, termasuk foto, video, kontak, pesan, riwayat panggilan, kata sandi, passkey, pengaturan aksesibilitas, dan informasi eSIM pada perangkat serta layanan yang kompatibel.
Fitur ini ditujukan untuk mempermudah proses migrasi data, termasuk bagi pengguna perangkat Android maupun iOS yang ingin beralih ke ekosistem Galaxy.
Harga Samsung Galaxy S26 FE
Samsung Galaxy S26 FE tersedia dalam tiga pilihan kapasitas penyimpanan dengan harga resmi yang diumumkan sebagai berikut:
8 GB/128 GB: Rp11.999.000.
8 GB/256 GB: Rp13.999.000.
8 GB/512 GB: Rp17.999.000.
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Blueberry, Pistachio, dan Graphite.
Samsung juga mengumumkan program promosi periode 1–15 Oktober 2026 dengan total nilai bonus yang diklaim mencapai Rp8,1 juta. Penawaran tersebut mencakup cashback tukar tambah hingga Rp1,5 juta, cashback bank hingga Rp1,5 juta, serta cashback pembelian bersama produk Samsung lainnya sebesar Rp750.000.
Paket keuntungan lainnya meliputi akses Google AI Pro dan penyimpanan cloud 5 TB selama enam bulan dengan nilai yang diklaim Rp1,8 juta, eSIM XL dengan kuota 1 TB selama satu tahun senilai Rp2 juta, serta Travel Adapter 45 watt senilai Rp549.000.
Dengan memperhitungkan penawaran yang berlaku dan memenuhi syarat, Samsung menyebut harga Galaxy S26 FE dapat dimulai dari Rp9.749.000 untuk varian 8 GB/128 GB, Rp11.749.000 untuk varian 8 GB/256 GB, dan Rp14.249.000 untuk varian 8 GB/512 GB.
Konsumen juga ditawarkan skema cicilan Triple Zero dengan uang muka 0%, bunga 0%, dan biaya administrasi 0%, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Melalui kombinasi kamera dengan fitur pelacakan subjek otomatis, integrasi 47 fitur Galaxy AI, chipset berbasis fabrikasi 3 nanometer, serta dukungan pembaruan perangkat lunak jangka panjang, Galaxy S26 FE memperlihatkan arah pengembangan smartphone yang semakin mengandalkan integrasi perangkat keras dan kecerdasan buatan.
Bagi pengguna, nilai teknologi tersebut tidak hanya terletak pada banyaknya fitur yang tersedia, tetapi juga pada sejauh mana fitur-fitur itu dapat membantu aktivitas sehari-hari, menyederhanakan pembuatan konten, dan mendukung produktivitas digital.






