SindoJabar, BANDUNG – Polrestabes Bandung mengerahkan ratusan personel gabungan melaksanakan patroli ke seluruh penjuru Kota Bandung pada Jumat (16/10/2026) malam hingga Sabtu (17/10/2026) dini hari.
Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) itu bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan jalan, aksi geng motor, premanisme, peredaran obat terlarang, dan tawuran, agar Kota Bandung aman serta kondusif.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, patroli malam berskala besar ini melibatkan personel Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan Kota Bandung.
“Personel gabungan kami kerahkan untuk memperkuat pengawasan dan memelihara ketertiban masyarakat,” kata Kapolrestabes Bandung.
Kombes Dedi menyatakan, melalui sinergi aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah, Polrestabes Bandung berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas di malam hari tanpa rasa takut.

Fokus di Pusat Keramaian
“Patroli gabungan ini menyisir seluruh titik rawan untuk memberi rasa aman bagi warga maupun wisatawan,” ujar Kombes Dedi.
Karena itu, tutur Kapolrestabes, seluruh personel menyebar ke seluruh penjuru Kota Bandung. Baik tengah, ujung barat maupun timur, selatan hingga utara.
“Patroli ini berlangsung dari malam hingga dini hari. Kegiatan di tutup dengan apel konsolidasi pada subuh hari sekitar pukul 05.00 WIB,” tutur Kapolrestabes.
Kombes Dedi mengatakan, Kota Bandung merupakan destinasi wisata yang banyak menjadi tujuan kunjungan warga dari luar kota. Karena itu, patroli di prioritaskan di kawasan pusat keramaian dan ikon-ikon pariwisata kota.
Seperti, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, Jalan Diponegoro, kawasan Gasibu, Cikapayang, Taman Ganesha, kawasan Dago atas, dan lain-lain.
“Personel gabungan juga menyisir kawasan pemukiman hingga perbatasan Kota Bandung,” ucap Kombes Dedi.






