Bahagianya Warga saat Motor yang Hilang Kembali: Hatur Nuhun Polda Jabar

Jawa Barat87 Dilihat

SindoJabar.Com – Raut wajah sejumlah warga, korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terlihat bahagia. Mereka senang karena kendaraan mereka yang sempat hilang di kembalikan oleh Polda Jabar.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polda Jabar dan polres jajaran yang bekerja keras mengungkap kasus curanmor dan berhasil menemukan kendaraan yang di curi para pelaku.

Ucapan terima kasih itu salah satunya di sampaikan Bayu (42), warga Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Pria yang berprofesi ojek online (ojol) ini kehilangan motor yang di gunakan untuk nafkah, saat diparkir di belakang rumah pada 3 Februari 2026 lalu.

Padahal, motor tersebut telah dikunci stang dan biasanya aman di parkir di belakang rumah. “Besoknya tiba tiba hilang pas mau di pake hari Senin (4/2/2026),” kata Bayu di Mapolda Jabar, Rabub(18/2/2026).

Betapa syoknya Bayu saat tahu motornya hilang. Padahal, kendaraan itu alat untuk mencari nafkah keluarga.

Beruntung, Bayu masih memiliki satu motor lain yang biasanya di pakai istri untuk antar jemput anak sekolah.

“Masih bisa (mencari nafkah sebagai driver ojol) karena pakai motor istri. Akhirnya, ngatur-ngatur waktu, antar jemput anak sekolah dan narik ojol. Bergantian,” ujarnya.

Karena itu, Bayu mengucap syukur dan terima kasih tak terhingga kepada Polda Jabar dan jajaran yang telah berhasil menemukan kembali motornya. “Terima kasih Polda Jabar,” tutur Bayu.

Keadilan dan Kepastian Hukum

Sementara itu, Polda Jabar dan polres jajaran menyita 1.122 unit motor curian. Kendaraan itu merupakan barang bukti Operasi Mandiri Ungkap C3 (Curat, Curas, Curanmor) selama dua pekan pada Februari 2026.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan keadilan dan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Kami melaksanakan penyerahan pinjam pakai dan rawat barang bukti kendaraan bermotor kepada perwakilan korban,” kata Kapolda.

Perwakilan korban berasal dari Polrestabes Bandung, Polres Bogor, Polres Cimahi, Polres Sumedang, dan Polres Garut, masing-masing dua orang.

Tak hanya mengembalikan kendaraan, Polda Jabar juga menyalurkan 64 paket sembako kepada korban curanmor itu.

Langkah ini, ujar Irjen Rudi, merupakan bentuk empati institusi Polri kepada masyarakat yang menjadi korban tindak kejahatan.

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar di rasakan masyarakat. Bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial,” ujar Irjen Rudi.