SindoJabar, BANDUNG – Polres Purwakarta melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan keterlibatan geng motor dalam kasus kematian Sumarna (40), satpam Waduk Jatiluhur.
Dugaan itu mencuat setelah beredar informasi di media sosial (medsos) bahwa sebelum tewas, korban mengunggah video di status WhatsApp (WA).
Dalam video itu, korban Sumarna menegur para pelaku aksi vandalisme yang diduga dilakukan anggota geng motor.
“Ada beberapa postingan di media sosial yang mengaitkan kelompok motor ya, geng-geng motor lah bahasanya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, di Polda Jabar pada Senin (27/7).
Kombes Hendra menjelaskan, dari unggahan di medsos, wajah anggota geng motor tersebut terlihat cukup jelas. Namun polisi mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam melakukan penyelidikan.
“Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dulu, sebelum bukti permulaan cukup kuat untuk memasukkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak,” ujar Kombes Hendra.
Kabid Humas menuturkan, perkembangan lebih lanjut soal kasus itu akan di sampaikan jajaran Polres Purwakarta pada hari ini.
“Apabila ada informasi karena menegur geng motor itu, masih kami dalami. Masih kami selidiki,” tutur Kabid Humas.
Periksa 15 Saksi
Perkembangan penyelidikan, total sudah ada 15 saksi yang di mintai keterangan oleh polisi. Penyidik telah memeriksa 15 saksi, terdiri atas rekan kerja dan keluarga korban.
“Terutama dari rekan-rekan kerja, keluarga korban, dan orang terdekat korban,” kata Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara, kepada wartawan pada Senin (27/7).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan polisi juga mengamankan sejumlah rekamanan CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mendapatkan beberapa rekaman CCTV untuk dilakukan pemeriksaan. Kami butuh waktu untuk bisa mengungkap kasus kejadian ini,” ucap Kabid Humas.
Kombes Hendra menegaskan, polisi bakal segera mengungkap hasil autopsi terhadap jenazah korban untuk mengetahui ada atau tidak luka di tubuh korban. Keterangan mengenai hasil autopsi akan di sampaikan jajaran Polres Purwakarta.
Sebelumnya, seorang satpam Sumarna, tewas di Waduk Jatiluhur. Jenazah korban di temukan pada Jumat (24/7/2026). Saat di evakuasi, dua tangan korban terborgol.






