Perang Iran vs Israel-Amerika, Pemerintah Evakuasi 15 WNI asal Jawa Barat dari Timur Tengah

Jawa Barat107 Dilihat

SindoJabar.com – Pemerintah mengevakuasi 34 Warga Negara Indonesia (WNI), 15 di antaranya asal Jawa Barat dari Timur Tengah, imbas perang Iran melawan Israel-Amerika.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat Adi Komar mengatakan, 80 WNI telah mengakses hotline Jawa Barat. Mereka juga mengirim formulir meminta segera dipulangkan ke Indonesia.

“Alhamdulillah berangsur (pemulangan). Proses atau teknis pemulangan WNI di Timur Tengah kewenangan pemerintah pusat, Kementerian Luar Negeri dan berbagai kementerian,” kata kata Adi Komarudin, Jumat (13/3/2026).

Adi menjelaskan, Pemprov Jabar masih menunggu informasi lanjutan terkait gelombang pemulangan WNI, terutama asal Jawa Barat, dari Timur Tengah ke Indonesia.

Seperti di beritakan media, perang terbuka antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terjadi pada 28 Februari 2026.

Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran itu menelan korban jiwa. Middle East Eye melaporkan sedikitnya 51 siswi tewas akibat serangan udara Israel-Amerika di sebuah sekolah dasar di Iran Selatan.

Serangan pada Sabtu pagi itu menghancurkan sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab, provinsi Hormozgan selatan.

menurut kantor berita Tasnimdan Fars Iran, para korban berusia antara tujuh dan 12 tahun.

Sebanyak 170 siswi di sekolah tersebut pada saat serangan terjadi. Sejauh ini, setidaknya 45 orang juga di laporkan terluka.

Rekaman yang di unggah oleh akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam menunjukkan warga setempat menggali sekolah.

Iran membela diri dengan melakukan serangan balik dengan target sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Seperti Bahrain, Qatar, hingga UEA.