Dua Anak Harimau Benggala Mati, DPRD Jabar Soroti Konflik Kebun Binatang Bandung

Jawa Barat56 Dilihat

sindojabar.com – Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono turut menyoroti kematian dua ekor anak harimau Benggala di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo belum lama ini.

Kedua ekor anak harimau benggala dilaporkan mati mendadak setelah terinfeksi virus Panleukopenia. Kejadian ini sontak menjadi perhatian dimana kematian dua harimau di tengah konflik pengelolaan Bandung Zoo.

Baca Juga:Dua Bayi Harimau Mati, Pemkot Evaluasi Tata Kelola Kebun Binatang Bandung

Dua anak harimau yang bernama Huru dan Hara mati pada usia delapan bulan pada 24 Maret 2026.

“Kematian kedua anak harimau ini bukan sekadar insiden biasa, tetapi sudah diprediksi jauh-jauh hari lantaran konflik pengelolaan Bandung Zoo yang berlarut-larut dan tidak adanya kepedulian dari pemerintah baik pusat maupun daerah,” ujar Ono Surono, dikutip Jumat (27/3/2026).

Ono menilai hal ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Bandung, Kementerian Kehutanan dan juga pihak-pihak terkait lainnya.

Baca Juga:Komisi I DPRD Jabar Soroti Konflik Agraria, Desak Gubernur Jabar Turun Tangan

Selain itu, Ono mendesak agar Wali Kota Bandung, Kementerian terkait, serta pihak yayasan pengelola segera berkoordinasi dan meningkatkan perawatan pemeliharaan seluruh hewan di Bandung Zoo.

“Standar makanan, kebersihan kandang, dan pemeriksaan kesehatan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi lagi kematian satwa langka lainnya,” tegasnya.

Ono Surono juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Perhatian satwa harus tetap dilakukan, meski di tengah konflik pengelolaan kebun binatang Bandung.

Baca Juga:Ono Surono Dorong Disdik Jabar Jaga Mutu Pendidikan di Tengah Efisiensi Anggaran

“Kementerian harus ambil langkah cepat, Semoga kejadian matinya satwa terulang lagi,” tandasnya. (*)