Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Pimpin DPD Golkar Jabar 2025–2030, Kang Ace Ingatkan Hal Ini

Jawa Barat96 Dilihat

SindoJabar.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Jabar menetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar masa bakti 2025-2030.

Penetapan tersebut diputuskan dalam forum Musda XI Golkar Jabar di The Trans Luxury Hotel, Kamis (2/4/2026) dan dituangkan dalam keputusan resmi pimpinan sidang.

“Menetapkan saudara Daniel Muttaqien sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat masa bakti 2025–2030,” demikian bunyi keputusan yang dibacakan pimpinan sidang, Hakim Kamaruzaman, dalam sidang pleno Musda XI DPD Partai Golkar Jabar.

Dalam keputusan yang disambut antusiasme seluruh peserta musda itu juga menyebutkan, Daniel Muttaqien merangkap sebagai anggota formatur bersama unsur lainnya.

Tim formatur mendapat mandat penuh menyusun komposisi dan personalia kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2025–2030.

“Ketua sebagaimana di maksud merangkap anggota formatur Musda XI bersama anggota formatur lainnya, dengan mandat penuh menyusun komposisi dan personalia Dewan Pimpinan Daerah,” lanjut keputusan itu.

Pimpinan sidang menegaskan bahwa keputusan tersebut berlaku sejak tanggal di tetapkan.

“Apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan di lakukan perbaikan sebagaimana mestinya,” demikian penutup keputusan.

Konsolidasi Organisasi

Seusai penetapan, agenda Musda XI Golkar Jabar di lanjutkan dengan prosesi penyerahan pataka sebagai simbol estafet kepemimpinan Partai Golkar Jabar. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Pada penutupan Musda, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan kesinambungan kepemimpinan sebagai fondasi menghadapi agenda politik ke depan.

Kang Ace, sapaan akrab Tubagus Ace Hasan Syadzily, yang sebelumnya adalah Ketua DPD Golkar Jabar mengatakan, mengharapkan Daniel Muttaqin melanjutkan capaian kepengurusan sebelumnya dan menjadi pijakan kuat bagi kepemimpinan berikutnya.

“Melanjutkan apa hal positif dalam sistem yang telah kita lakukan bersama. Mas Daniel tahu bagaimana cara kami memimpin itu,” kata Kang Ace.

Gubernur Lemhannas RI itu juga mengungkapkan kedekatan kerja organisasi dengan Daniel Muttaqien yang memahami arah dan kultur kepemimpinan Golkar Jawa Barat.

“Saya ingat betul ketika saya di lantik menjadi Ketua DPD Partai Golkar Jabar, beliau lah yang saya tunjuk menjadi ketua harian. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Mas Daniel segera di lantik secara resmi bersama dengan para pengurus baru,” ujarnya.

Menurut Kang Ace, kepemimpinan baru harus memiliki karakter dengan energinya sendiri, namun tetap berada dalam koridor kebijakan partai secara nasional.

“Mas Daniel punya masa sendiri, punya semangat sendiri. Namun demikian saran-saran dari DPP harus menjadi pandangan penting. Kita sesuaikan dengan kondisi Jawa Barat sebagai satu entitas politik sangat penting bagi konstituen,” tutur Kang Ace.

Target Kemenangan

Lebih lanjut, Kang Ace menekankan target utama partai dalam menghadapi kontestasi politik pada 2029. Yakni, peningkatan perolehan kursi legislatif di setiap tingkatan.

“Kami harapkan di bawah kepemimpinan Mas Daniel ke depan, Golkar Jabar, sebagaimana perintah ketua umum, harus menambah kursi. Baik kursi DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota se-Jawa Barat,” tegasnya.

Kang Ace secara resmi menutup Musda XI Golkar Jawa Barat. “Atas perintah DPP Partai Golkar, dengan memohon ridho Allah SWT, Musda XI Partai Golkar Jabar resmi kami tutup,” ucap Kang Ace.

Musda XI Golkar Jabar ini di harapkan menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar Jabar untuk memperkuat konsolidasi internal. Sekaligus merumuskan langkah-langkah politik dalam menghadapi dinamika demokrasi ke depan.