SindoJabar.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) mendampingi dan mendukung operasi pencarian salah satu mahasiswa Program Magister (S2) Teknik Lingkungan (TL) ITB, Arief Wibisono (25) yang hilang kontak di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, sejak Sabtu (9/5/2026) sore.
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB Dr Eng Nita Yuanita ST MT mengatakan, kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Saat ini fokus utama adalah mendukung proses pencarian.
Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan Anindrya Nastiti ST MT PhD beserta Dr Ir Andri Gumilar ST MT dan staf ITB sedang berada di lokasi untuk menemani keluarga korban.
“Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Dr Nita.
Sementara itu, berdasarkan informasi, sebelum hilang, Arief dan dua temannya Rizky Aksa Katresna dan Wimbardi Arief Laksono dalam perjalanan turun dari puncak Gunung Puntang.
Namun, dalam perjalanan Arief berjalan lebih dahulu. Sementara itu, Rizky dan Wimbardi tiba di basecamp Pasirkuda. Namun Arief tidak ada di basecamp dan hingga kini belum berhasil melakukan kontak.
Tim dari Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung dan Brimob Polda Jabar telah menggelar operasi pencarian.
Operasi Pencarian
Kepala Basarnas Bandung Ade Dian Permana menyatakan, proses pencarian terus di lakukan dengan menghimpun berbagai informasi dari rekan-rekan korban.
Selain itu, tim SAR juga telah menyisir jalur-jalur lain yang belum di lalui saat pencarian awal.
Basarnas Bandung juga telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya untuk membantu operasi pencarian pada hari ini.
Koordinasi dengan kepolisian pun terus di lakukan guna memperluas proses pencarian terhadap Arief, mahasiswa S2 TL ITB angkatan 2024 itu.
Petugas Basarnas Bandung menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan di sampaikan secara berkala.






