Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan Sabu-Bibit Tembakau Sintetis Modus Lempar dari Balik Pagar

Jawa Barat5 Dilihat

SindoJabar.com – Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu, bibit tembakau sintetis. dan alat isap sabu atau bong.

Pelaku melemparkan barang haram itu dari balik pagar. Kemudian, pelaku menghubungi narapidana (napi) yang memesan narkoba untuk mengambilnya.

Belum sempat di ambil oleh napi yang memesan, barang haram itu lebih dulu ditemukan oleh petugas lapas.

Kepala Lapas Banceuy Eris Ramdani mengatakan, kronologi kejadian berawal patroli rutin yang di laksanakan petugas lapas, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 09.28 WIB.

“Saat patroli menemukan bungkusan barang terlarang di area branggang antara pos menara atas 2 dan pos menara atas 3 Lapas Banceuy,” kata Kalapas Banceuy dalam keterangan tertulis.

Eris menjelaskan, petugas mengamankan lokasi dan barang mencurigakan itu. Lalu, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada komandan jaga dan pejabat struktural.

Kemudian, ujar Eris, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap bungkusan dengan tetap mengedepankan prosedur keamanan dan kewaspadaan.

Dari hasil pemeriksaan, barang terlarang terbungkus dua plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 9,79 gram. Lalu, satu plastik berisi bibit tembakau sintetis seberat 2,64 gram dan satu alat isap sabu atau bong.

“Temuan itu kami laporkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Eris.

Tingkatkan Pengawasan

Tindak lanjut dari penemuan narkoba itu, tutur Kalapas Banceuy, petugas akan meningkatkan intensitas patroli keliling lapas.

Petugas juga akan meningkatkan pengawasan pada area rawan pelemparan barang, khususnya di sekitar branggang dan tembok luar lapas.

“Kami akan memperkuat pengamanan pada titik-titik rawan dengan penambahan personel, penerangan, dan optimalisasi penggunaan CCTV dan alat pendukung keamanan lainnya,” tutur Kalapas.

Selanjutnya, kata Eris, Lapas Banceuy akan melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang terlarang itu. Tujuannya, untuk mengetahui asal-usul dan pihak yang di duga terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

“Kami meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum guna mencegah barang terlarang masuk ke lingkungan lapas,” ucap Eris.