Sindojabar.Com – Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) terus mendorong pembangunan di Bandung Barat.
Ketua P4KBB Yacob Anwar Lewi mengatakan, pentingnya harmonisasi antara kepala daerah, legislatif, birokrasi, dan masyarakat dalam membangun Bandung Barat.
Terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang menurun seperti sekarang, pemerintah daerah diharapkan mampu membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.
“Melalui semangat Bandung Barat Amanah, kami berharap ekonomi masyarakat bisa kembali bangkit, dan pembangunan dilakukan sesuai cita-cita awal pembentukan KBB,” kata Yacob dalam agenda syukuran Sekretariat P4KBB baru di Cilame, Ngamprah, Selasa (19/5/2026).
Pada kesempatan itu, Yacob pun menyampaikan jika dirinya akan mengakhiri jabatan sebagai Ketua P4KBB pada 22 Mei 2026. Hal ini sesuai mekanisme AD/ART organisasi bahwa periode kepemimpinan 5 tahun sekali.
Siapa pun ketua yang terpilih nanti, dirinya berharap bisa bertanggung jawab dan menjalankan fungsi pengawasan demi kemajuan Kabupaten Bandung Barat, seperti cita-cita para pejuang pemekaran.
Saat ini P4KBB memiliki 112 anggota yang tetap menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan organisasi. Semua diserahkan kepada anggota terkait siapa nahkoda P4KBB ke depan.
Ia menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan organisasi yang tetap berpijak pada semangat perjuangan pemekaran KBB. Sebab para tokoh pejuang pemekaran telah berjuang mendirikan KBB sebagai daerah otonomi.
“Untuk pemilihan ketua dilakukan secara musyawarah mufakat, tidak melalui voting,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, anggota Komisi I DPRD KBB, Asep Miftah Sofwan, menilai sosok pemimpin P4KBB ke depan harus memiliki komitmen kuat terhadap perjuangan dan cita-cita para tokoh pemekaran Kabupaten Bandung Barat.
“Kualifikasinya harus punya komitmen tinggi terhadap cita-cita pemekaran, memiliki jiwa pejuang, dan memahami sejarah perjuangan berdirinya KBB. Siapapun yang terpilih harus mampu menjaga semangat itu,” ucapnya yang juga anggota P4KBB. (*)






