Peringati Hardiknas 2026, Energen-Disdik Kabupaten Bandung Dukung Anak Berprestasi

SindoJabar.com – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 jadi momentum pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berbicara mengenai capaian akademik, tetapi juga tentang menciptakan proses belajar membantu anak berkembang optimal.

Di tengah pola belajar yang semakin dinamis, saat ini anak tidak hanya dituntut untuk menghafal, tetapi juga aktif berpikir kritis, berdiskusi, mengeksplorasi ide, dan memahami pembelajaran secara lebih mendalam.

Untuk dapat mengikuti proses belajar tersebut secara optimal, kesiapan anak sejak memulai hari menjadi salah satu faktor penting agar anak dapat belajar dengan lebih fokus, aktif, dan bersemangat di sekolah.

Energen hadir sebagai solusi sarapan sehat bergizi lengkap yang mudah disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas anak sepanjang hari.

Dengan kandungan susu, karbohidrat, sereal, serat, protein, dan 10 vitamin dan mineral, Energen memenuhi kebutuhan nutrisi anak di pagi hari. Manfaatnya, anak kenyang lebih lama dan lebih siap belajar, fokus, aktif, serta berprestasi di sekolah.

Selain varian favorit seperti cokelat, kacang hijau, vanilla, jahe, dan kurma, Energen juga menghadirkan pengalaman sarapan lebih seru melalui Energen Topping Beng Beng Balls dan Energen Topping Roma Malkist, sehingga momen sarapan menjadi lebih menyenangkan bagi anak.

ENERGEN
Energen menggelar kampanye Anak Energen Anak Berprestasi. (FOTO: ISTIMEWA)

Pentingnya Sarapan Sehat

Sebagai bentuk dukungan pentingnya kesiapan belajar anak, Energen bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung menghadirkan rangkaian edukasi dalam momentum Hardiknas 2026 melalui kampanye Anak Energen Anak Berprestasi.

Program ini melibatkan 1.806 pemenang kompetisi dari 26 kecamatan dan 301 sekolah, serta di hadiri oleh 301 kepala sekolah di Kabupaten Bandung.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan talk show interaktif bersama Gelar Riksa Abdillah MA dan dr Daniel Witanto MBiomed (AAM).

Selain itu, akan di lakukan penyerahan hadiah kepada para pemenang kompetisi. Termasuk tiga pemenang terbaik di masing-masing kategori yang di pilih oleh tim dinas pendidikan.

Suasana acara juga di meriahkan dengan hiburan tarian, penampilan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh anak-anak.

Kadisdik Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan, kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam mendukung kualitas pembelajaran anak di sekolah.

“Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar di kelas. Tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung kesiapan anak untuk belajar secara optimal. Karena itu, pembiasaan positif sarapan sehat dan pendekatan belajar lebih interaktif perlu terus di perkuat,” kata Kadisdik Kabupaten Bandung.

Pentingnya sarapan sehat, ujar Asep Kusumah, juga sejalan dengan pendekatan pembelajaran saat ini yang semakin interaktif, reflektif, dan menyenangkan.

Belajar Butuh Fokus

Dalam proses belajar yang menuntut fokus dan keterlibatan aktif, kesiapan fisik dan mental anak penting agar dapat optimal mengikuti pembelajaran.

“Salah satu langkah sederhana yang dapat di biasakan untuk mendukung hal tersebut adalah sarapan sehat bergizi lengkap sebelum beraktivitas,” ujar Asep Kusumah.

Bunda Literasi Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati Fadhilah mengatakan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung kesiapan belajar anak.

“Anak-anak membutuhkan dukungan menyeluruh agar dapat tumbuh menjadi generasi aktif, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. Kebiasaan sarapan sehat sebelum belajar adalah langkah kecil tapi berdampak besar bagi kesiapan dan fokus belajar anak,” kata Emma.

Sementara itu, Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk Haruman Rustandi mengatakan, kesiapan belajar anak perlu dukungan kebiasaan sederhana secara konsisten setiap hari.

“Hardiknas menjadi momentum penting untuk kembali mengingat bahwa pendidikan adalah fondasi dalam membangun masa depan generasi Indonesia emas. Di tengah perkembangan zaman,
anak-anak perlu di bekali kemampuan akademik, kesiapan belajar dan pola hidup baik sejak dini,” kata Haruman.

Karena itu, ujar Haruman, kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, hingga sektor swasta sangat penting. Terutama dalam menciptakan ekosistem belajar dan tumbuh kembang anak.

“Kami percaya, fokus dan kesiapan belajar anak di mulai sejak pagi hari melalui kebiasaan sederhana dan konsisten di rumah. Termasuk membiasakan sarapan sehat bergizi lengkap sebagai fondasi energi dan nutrisi untuk menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Haruman berharap melalui momentum Hardiknas, Energen semakin banyak keluarga Indonesia yang menyadari kesiapan belajar anak di mulai dari kebiasaan sederhana.

“Dengan sarapan sehat bergizi lengkap di rumah, anak dapat tumbuh menjadi generasi lebih fokus. Juga aktif dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur Haruman.