SindoJabar.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi dan merotasi 12 kepala kepolisian resor (kapolres) di Jawa Barat. Salah satunya pemegang tongkat komando Polres Cimahi.
Rotasi kapolres itu tertuang dalam beberapa Surat Telegram pada Kamis (25/6/2026) yang ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia (AsSDM) Kapolri, Irjen Anwar.
Ke-12 kapolres berrganti antara lain, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adiputra digantikan oleh AKBP Moh Faruk Rozi.
Sedangkan AKBP Niko N Adiputra menjabat Kapolres Garut menggantikan AKBP Yugi Bayu Hendarto.
Selanjutnya, AKBP Ade Papa Rihi menggantikan AKBP Wahyu Pristha Utama sebagai Kapolres Tasikmalaya.
Tongkat komando Polres Ciamis juga berpindah dari AKBP Hidayatullah ke AKBP Eko Iskandar.
Sebelumnya AKBP Eko Iskandar adalah Kapolres Cirebon Kota. Jabatan AKBP Eko sebagai Kapolres Cirebon Kota di gantikan oleh AKBP Bimantoro Kurniawan.
Kapolres Garut, Kapolres Cimahi, Kapolres Subang, Kapolres Sukabumi, Kapolres Indramayu, Kapolres Karawang, dan Kapolres Sumedang.
AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menggantikan AKBP Rita Suwandi memimpin Polres Majalengka.
Hal Lazim di Tubuh Polri
Rotasi juga terjadi di Polres Subang. AKBP Dony Eko Wicaksono menyerahkan tongkat komando Polres Subang ke AKBP Andi Purwanto.
Sebelumnya AKBP Andi Purwanto menjabat Kapolres Tasikmalaya Kota. Jabatan Kapolres Tasikmalay Kota di serahkan kepada AKBP Andik Eko Siswanto.
AKBP Benny Cahyadi memegang jabatan Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.
Kemudian, AKBP Prianggo Parlindungan memimpin Polres Indramayu menggantikan AKBP Mochamad Fajar Gemilang.
Kapolres Karawang tak luput dari rotasi. Kombes Mario Prihantinto memimpin Polres Karawang menggantikan AKBP Fiki Novian Ardiansyah.
Terakhir, AKBP Reza Ma’ruffi mendapatkan amanah memimpin Polres Sumedang. Dia menggantikan AKBP Sandityo Mahardika.
Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal lazim dalam dinamika organisasi Polri.
Ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, dan efektivitas pelaksanaan tugas Polri, pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.
“Terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Brigjen Trunoyudo.






