SindoJabar, BANDUNG – Penerbangan komersil di Bandara Husein Sastranegara Bandung bakal kembali aktif mulai pada 17 Agustus 2026. TNI AU di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara telah melakukan persiapan menyambut reaktivasi penerbangan komersil di bandara tersebut.
Selain menyiapkan personel pengamanan, Lanud Husein juga membenahi infrastruktur bandara. Termasuk menyiapkan tempat parkir double decker.
Bandara Husein dengan panjang lintasan 2.200 meter memampu menampung pesawat komersil berbadan besar Airbus 320 dan Boeing.
Bahkan, personel Lanud Husein siap menjaga keamanan bandara dan menyiapkan pengarutan alur keluar masuk kendaraan, baik mobil maupun motor.
Komandan Lanud (Danlanud) Husein Sastranegara Marsekal Pertama (Marsma) TNI MD Irman Fathurrahman SE MM mengatakan, sampai saat ini, persiapan pembukaan kembali Bandara Husein, baik terminal internasional maupun domestik sekitar 95 persen.
“Insya Allah, (Bandara Husein) menjadi bandara internasional. Rencananya akan dibuka secara seremonial tanggal 17 Agustus,” kata Danlanud Husein Sastranegara.
Marsma TNI MD Irman menjelaskan, untuk fasilitas pendukung, akan disiapkan tempat parkir double decker. Kemudian, pengaturan alur lalu lintas kendaraan telah mencapai sekitar 98 persen.
“Sedangkan fasilitas penerbangan, seperti, runway, taxiway, runway light, 99 persen sudah bisa dilaksanakan,” ujar Marsma TNI MD Irman.
Kini, tutur Danlanud, tinggal menunggu pengecekan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kemudian, Kemenhub akan menerbitkan surat resmi bahwa Bandara Husein Sastranegara layak di gunakan. Baik untuk penerbangan domestik dan internasional regional.

Tahap Awal 7 Maskapai
“Sampai sejauh ini total ada sekitar tujuh maskapai baik domestik maupun internasional. Kemudian kargo. Ya mudah-mudahan nanti bisa seluruhnya di setujui oleh Kementerian Perhubungan,” tutur Danlanud.
Di tanya tentang sistem pengamanan bandara aktif kembali, Marsma TNI MD Irman mengatakan, seluruh personel Lanud Husein Sastranegara di tugaskan untuk menjaga keamanan di bandara.
Karena Bandara Husein Sastranegara berada di dalam kawasan militer, kata Marsma TNI MD Irman, pengamanan tidak melibatkan kepolisian.
“Satpom dan Sat Intel Lanud Husein Sastranegara. Mereka bertugas secara bergilir bersama petugas keamanan dari Avsec (Aviation Security). Semua berkolaborasi jadi satu,” ucap Marsma TNI MD Irman.
Danlanud memprediksi, Bandara Husein akan ramai seperti pada 2019. Saat itu, mencapai 90 penerbangan dalam satu hari.
“Tahap awal reakvitasi, 10 penerbangan. Seiring perkembangan (Bandara Husein) akan kembali ramai. Karena selain domestik, juga melayani penerbangan ke Singapura dan Malaysia,” ujar Danlanud.
Soal bus pariwisata, tutur Marsma TNI MD Irman, Lanud Husein Sastranegara dan Pemkot Bandung akan menyiapkan shuttle di Jatayu dekat taman Cicendo. Para calon penumpang pesawat akan di antar ke bandara menggunakan bus fider.
“Kalau bus masuk, nanti sulit putar balik. Seperti di Bali, bus kan tidak boleh masuk bandara,” tutur Marsma MD Irman.






