SindoJabar, BANDUNG – Tiga bocah bersaudara, AMS (10), SAS (5) dan SAQ (4) tewas secara tragis terbakar dalam rumah di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) malam. Saat kejadian, ketiga korban sedang tidur lelap.
Kapolsek Nyalindung Iptu Muhamad Yanuar Fajar mengatakan, dugaan sementara, kronologi kejadian berawal dari pemadaman listrik.
Salah seorang saksi di rumah tersebut, kata Kapolsek, menyalakan lilin dan meletakkannya di atas televisi ruang tamu.
“Sekitar pukul 19.30 WIB, saksi terbangun karena merasakan hawa panas. Saksi mendapati api telah membesar melalap rumah yang sebagian besar terbuat dari bilik bambu,” kata Kapolsek Nyalindung, Jumat (24/7/2026).
Iptu Yanuar menjelaskan, warga bersama petugas berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api sangat cepat membesar sehingga tiga korban yang sedang tertidur tidak terselamatkan.
“Dugaan sementara kebakaran berasal dari lilin sebagai penerangan saat pemadaman listrik. Namun, penyebab pasti kejadian ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Yanuar.
Kapolsek menuturkan, ketiga korban mengalami luka bakar hingga 100 persen. Sedangkan nenek korban dan seorang saksi mengalami luka bakar ringan. “Kerugian material akibat kejadian tersebut sekitar Rp50 juta,” tutur Kapolsek Nyalindung.
Pastikan Api Padam
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi mengatakan, turut berbelasungkawa atas musibah yang merenggut nyawa tiga korban.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini. Polres Sukabumi akan memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” kata Kasi Humas.
Iptu Ilham menyatakan, Polsek Sukabumi mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan lilin atau sumber api lainnya. Terutama ketika terjadi pemadaman listrik agar peristiwa serupa tidak terulang.
Polres Sukabumi juga mengimbau masyarakat selalu memastikan sumber api telah padam sebelum tidur. Gunakan penerangan darurat yang lebih aman jika memungkinkan.
“Segera hubungi petugas apabila terjadi keadaan darurat kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Iptu Ilham.






