SindoJabar, BANDUNG – Untuk memperingatkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat menggelar Gerak Jalan Harmoni Persatuan, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan itu mengusung tema “ASN Kanwil Kemenag Jabar Berdampak Mendukung Asta Cita.” Acara gerak jalan yang berlangsung di halaman Kanwil Kemenag Jabar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 644, Kota Bandung itu diikuti jajaran Kemenag dari tingkat kota dan kabupaten se-Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan gerak jalan bersama, tetapi juga berbagai perlombaan yang berlangsung meriah di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, sekaligus membangun semangat pengabdian aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama.
Kepala Kanwil Kemenag Jabar H Dudu Rohman SAg MSi mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh ASN mengenai jasa dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
“Pertama, kami mengimbau kepada seluruh kepala kantor Kementerian Agama kota dan kabupaten di Jawa Barat untuk melakukan ziarah kepada para pendahulu dan para pahlawan di tempatnya masing-masing,” kata Kakanwil Kemenag Jabar.
Menurut Dudu Rohman, ziarah tersebut juga diharapkan di laksanakan kepada para pendahulu yang pernah memimpin Kantor Kementerian Agama, baik mereka yang telah meninggal dunia maupun yang masih ada.
Selain ziarah, Kanwil Kemenag Jabar juga mendorong jajaran Kemenag di daerah untuk melaksanakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah di raih bangsa Indonesia.
“Yang kedua juga melaksanakan doa bersama yang di laksanakan di setiap kota dan kabupaten,” ujar Dudu Rohman.
Ungkapan Syukur
Dudu menyatakan, berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT RI merupakan bagian dari ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.
Dia mengingatkan, kemerdekaan Indonesia tidak di peroleh secara cuma-cuma. Para pendahulu bangsa telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, bahkan mempertaruhkan nyawa demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang merdeka.
“Kita harus selalu mengingat sejarah. Para pendahulu kita sudah memberikan investasi waktu, tenaga, terutama nyawa, bagaimana menginginkan bangsa dan negara kita ini merdeka. Kita tinggal mengisinya,” tegasnya.
Menurut Dudu, tugas generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Semangat tersebut, lanjutnya, harus di terapkan ASN Kementerian Agama melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dia meminta seluruh ASN Kemenag, baik di tingkat Kanwil maupun Kantor Kemenag kabupaten dan kota, agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan hati.
“Saya mengimbau kepada ASN, layani dengan penuh hati. Berkaitan dengan layanan kepada masyarakat, yang pertama adalah cepat melayani,” ungkapnya.
Selain kecepatan pelayanan, Dudu juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas. Menurutnya, ASN harus mampu menghadirkan terobosan dalam menjalankan tugas sehingga keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Yang kedua penuh dengan inovasi, kreasi atau berbagai hal yang bisa di lakukan,” tutur Dudu.
Ciptakan Lingkungan Kerja Nyaman
Dudu juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Menurutnya, kenyamanan tidak hanya di butuhkan dalam lingkungan kantor, tetapi juga harus di bangun dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.
Dia menilai ASN yang nyaman dalam menjalankan pekerjaannya akan lebih mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Bagaimana kita menyatakan di dalam diri kita ini nyaman dalam bekerja, nyaman di keluarga, nyaman di berbagai tempat, terutama di tempat bekerja,” ujarnya.
Di sisi lain, persoalan integritas menjadi salah satu pesan penting yang di sampaikan Dudu Rohman kepada seluruh jajaran ASN Kementerian Agama di Jawa Barat.
Ia menekankan bahwa integritas harus menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pemerintahan, termasuk dalam aspek transparansi dan akuntabilitas.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang di laksanakan oleh institusi pemerintah harus dapat di pertanggungjawabkan dan dalam konteks yang relevan melibatkan masyarakat.
“Berkaitan dengan integritas kita, transparansi dalam berbagai kegiatan tentunya harus melibatkan masyarakat,” katanya.
Dudu berharap pelayanan Kementerian Agama tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Layanan Inovatif
Semangat “ASN Kemenag Jabar Berdampak”, menurutnya, harus di wujudkan melalui pelayanan cepat, inovatif, transparan, berintegritas dan akuntabel.
“Layanan kita ini ingin berdampak, bukan saja pelayanan, tapi juga akuntabilitas. Inilah integritas yang harus kita lakukan, baik itu ASN Kementerian Agama, khususnya di Kanwil maupun di Kantor Kementerian Agama kota dan kabupaten,” pungkasnya.
Kegiatan Gerak Jalan Harmoni Persatuan tersebut pun menjadi momentum bagi keluarga besar Kementerian Agama di Jawa Barat untuk memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan.
Peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar di harapkan tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan dan perlombaan. Tetapi menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat persatuan dan mengenang perjuangan para pendahulu, ASN Kemebag di harapkan mampu mengisi kemerdekaan. Melalui kerja nyata, pelayanan publik semakin baik, serta kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Barat.






