SindoJabar, BANDUNG – Empat preman mabuk mengamuk dan merusak rumah milik Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Uye Waryo di Kampung Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Peristiwa perusakan itu terjadi Rabu (19/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Video amatir dan CCTV yang merekam kejadian itu pun viral di media sosial (medsos).
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cimenyan. Tak butuh waktu lama, personel Polsek Cimenyan berhasil menangkap tiga pelaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika Uye dan beberapa warga sedang berbincang di halaman rumah.
Tiba-tiba datang seorang pemuda yang mengendarai motor berknalpot brong melintas di depan rumah Uye.
Karena suara knalpot brong sangat mengganggu, Uye menegur pemuda tersebut secara baik-baik. Namun, pemuda itu tak terima teguran korban.
Pemuda tersebut membuntuti Uye hingga masuk ke dalam rumah. Kemudian, pemuda merusak rumah Uye. Bahkan teman-teman pelaku datang dan mengamuk di lokasi kejadian.
Polisi Tangkap 3 Pelaku
Kapolsek Cimenyan Kompol Deni Rusnandar membenarkan kejadian itu. Anggota telah menangkap tiga pelaku perusakan.
“Betul, kejadiannya tadi malam di Kampung Arcamanik. Pelaku merusak pintu, kaca, dan beberapa barang milik korban. Akibat perusakan itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp1 juta,” kata Kapolsek Cimenyan kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
Kompol Deni menyatakan, saat ini situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Ke depan, dia berharap warga agar menahan emosi untuk tak melakukan aksi balasan.
“Kasus dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Tiga orang sedang kami pemeriksa intensif di mapolsek,” ujar Kompol Deni.
Sementara itu, di sejumlah akun medsos beredar video para terduga pelaku menggelar pesta minuman keras (miras).
Informasi menyebutkan, pesta miras berlangsung sebelum peristiwa perusakan terjadi.






