SindoJabar, BANDUNG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jabar menggelar rangkaian musyawarah daerah (musda) secara maraton selama tiga hari berturut-turut di Kabupaten Cirebon, Subang, dan Bekasi.
Rangkaian agenda strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal, mempertegas arah gerak organisasi, dan membangun soliditas Partai Golkar hingga tingkat daerah.
Pelaksanaan musda secara beruntun tersebut menunjukkan komitmen DPD Partai Golkar Jabar dalam memastikan roda organisasi berjalan sesuai mekanisme.
Musda berlangsung demokratis dan berorientasi pada penguatan struktur serta kesiapan menghadapi agenda politik ke depan.
Rangkaian Musda di Kabupaten Cirebon, Subang, dan Bekasi menjadi bukti keseriusan DPD Partai Golkar Jabar dalam memperkuat fondasi organisasi hingga ke tingkat daerah.
Dengan semangat karya dan kekaryaan, Partai Golkar Jawa Barat terus mendorong lahirnya kepemimpinan daerah yang kuat, solid, demokratis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Rangkaian musda secara maraton selama tiga hari tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan Partai Golkar Jabar menghadapi agenda-agenda politik ke depan dengan struktur semakin solid, kader terarah, dan organisasi siap bekerja untuk rakyat.
Teguh dan Elita Kembali Terpilih
Rangkaian konsolidasi di awali dengan pelaksanaan musda di Kabupaten Cirebon. Dalam forum musyawarah tersebut, Teguh Rusiana Merdeka kembali terpilih memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon.
Terpilihnya Teguh di Kabupaten Cirebon diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kerja organisasi, konsolidasi kader, dan membangun sinergi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Konsolidasi berlanjut di Kabupaten Subang. Dalam musda yang berlangsung khidmat dan demokratis, Elita Budiati, anggota Komisi I DPR RI, kembali memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Subang masa bakti 2025–2030.
Figur berpengalaman ini di harapkan mampu memberikan energi baru bagi organisasi. Selain itu, memperkuat sinergi antara struktur pusat, provinsi, dan daerah. Serta memaksimalkan kerja-kerja politik kerakyatan di Kabupaten Subang.
Kepercayaan yang kembali di berikan kepada Elita Budiati juga menjadi cerminan soliditas kader dan struktur Partai Golkar Kabupaten Subang. Terutama dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan program organisasi.
Rangkaian konsolidasi berlanjut pada hari berikutnya di Kabupaten Bekasi yang bertempat di Ballroom Hotel Nuanza Cikarang Kabupaten Bekasi.
Sebelum sidang musda resmi dibuka, para pengurus dan kader terlebih dahulu mengikuti sesi pendidikan politik (dikpol). Pendidikan ini bagian dari penguatan wawasan dan strategi kepartaian.
Dikpol bagi Kader Golkar
Sesi dikpol tersebut di sampaikan oleh sejumlah tokoh Partai Golkar Jawa Barat. Antara lain, Ketua DPD Partai Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syaifuddin sekaligus anggota Komisi III DPR RI.
Anggota DPR RI Komisi XI Putri Komarudin dan Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jabar Tb Mulyana.
Pendidikan politik tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kader dan struktur Partai Golkar agar memiliki pemahaman sama terhadap arah perjuangan. Juga strategi pemenangan, dan penguatan organisasi menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Seusai pendidikan politik dengan arahan strategis penguatan organisasi dan pemenangan, sidang Musda Kabupaten Bekasi di lanjutkan dengan agenda pemilihan pimpinan.
Hasilnya, H Akhmad Marjuki yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Jabar, kembali di percaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Kepemimpinan H Akhmad Marjuki di nilai mampu menjaga kondusivitas organisasi. Akhmad Marjuki bisa merangkul seluruh elemen partai dan melanjutkan berbagai program kerja untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.
Terpilihnya kembali figur kepemimpinan di daerah melalui mekanisme musda menunjukkan konsolidasi Partai Golkar Jabar semakin kuat dan solid.






