Paguyuban Pengusaha Lokal KBB Gelar Khitanan Ceria, 15 Anak Diajak Wisata Sebelum Disunat

BANDUNG BARAT,SINDOJABAR.COM – Paguyuban Pengusaha Lokal Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan Khitanan Ceria.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 12-13 September 2026 ini diikuti sebanyak 15 anak yang berasal dari beberapa kecamatan. Di antaranya Padalarang, Cisarua, Ngamprah, dan Lembang.

Berbeda dari khitanan massal pada umumnya, peserta Khitanan Ceria terlebih dahulu diajak menikmati wisata alam di kawasan Cikole, Lembang, sebelum menjalani proses khitan.

Ketua Paguyuban Pengusaha Lokal KBB, H. Ilyas Lemba, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial para pengusaha lokal KBB terhadap masyarakat.

“Ini kegiatan sosial dan kebetulan digelar di bulan penuh berkah, Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya kami membagikan santunan kepada anak yatim, sekarang kegiatannya Khitanan Ceria untuk warga yang membutuhkan,” katanya saat ditemui di Villa Putih Lembang, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, para peserta berasal dari beberapa kecamatan dan sebagian di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Peserta tertua dalam kegiatan itu berusia sembilan tahun.

Ilyas menjelaskan, para peserta terlebih dahulu menginap di Villa Putih sebelum mengikuti rangkaian kegiatan wisata di kawasan Cikole, Lembang.

Selain menikmati suasana alam, anak-anak juga mendapatkan hiburan dengan menaiki kesenian sisingaan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya datang untuk dikhitan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Jadi mereka tidak takut dan tetap ceria meski mau dikhitan,” tuturnya.

Para peserta usai dikhitan diberikan uang untuk bekal dan makanan. Adapun untuk pelaksanaan khitan, Paguyuban Pengusaha Lokal KBB menggandeng tenaga medis dari Dinas Kesehatan. Selain itu, tersedia pula layanan pengobatan gratis dari RS IMC.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan donatur. Di antaranya RS Graha, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, PT Putra Perdana Selaras, CV Suryaputra Perdana, dan PT Wijaya Karya Nusantara.

Dirinya berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk pemerintah daerah.

“Kami berharap ini bisa menjadi contoh bagi pihak lainnya, termasuk Pemda KBB, untuk melakukan aksi membantu masyarakat,” imbuh Ilyas yang didampingi Ketua Pelaksana Khitanan Ceria H. Eman Sulaeman.

Ke depan, lanjut dia, Paguyuban Pengusaha Lokal KBB menargetkan kegiatan Khitanan Ceria dapat digelar di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung Barat.

“Target kami ke depan bisa mengadakan kegiatan sosial secara kontinyu dan Khitanan Ceria ini bisa digelar di setiap kecamatan. Semoga menjadi berkah,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan donatur yang telah mendukung kegiatan. “Kegiatan Khitanan Ceria ini merupakan inisiatif dan kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Pengusaha Lokal KBB tanpa bantuan pemerintah,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Muhammad Emir Hasan Algazi (3), warga Kampung Cempaka, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, datang bersama kedua orang tuanya, Muhammad Atoillah (35) dan Saidah Mustaghfiroh (30).

Atoillah mengatakan kegiatan Khitanan Ceria ini sangat membantu keluarganya. Ia memilih mengikutsertakan anak bungsunya dalam khitanan massal tersebut meski masih berusia tiga tahun dan belum meminta untuk dikhitan.

“Alhamdulillah merasa terbantu. Kalau dikhitan menunggu dewasa masih lama. Sekarang ada kesempatan, jadi ikut. Apalagi ini gratis. Terima kasih kepada Paguyuban Pengusaha Lokal KBB,” ujarnya saat ditemui di sela wisata di Cikole, Lembang.

Hal serupa disampaikan Miftahul Munir (39), warga Kampung Pojok, Desa Ciburuy. Ia mengaku terbantu dengan adanya kegiatan Khitanan Ceria gratis tersebut.

Terlebih kegiatan tidak hanya memberikan layanan khitan, tetapi juga memberikan pengalaman wisata bagi peserta dan orang tua.

Sebelum menjalani khitan pada Minggu (13/9/2026), Miftahul bersama putranya, Yusuf Lintang Negara (9), diajak menginap dan berwisata ke kawasan Cikole, Lembang. (*)