Garudafood Perluas Gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi ke Bandung dan Sumedang

SindoJabar, SUMEDANG – PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) memperluas gerakan edukasi “Bijak Jajan Cinta Bumi 2026” ke Jawa Barat. Setelah sebelumnya menyasar lebih dari 20.000 penerima manfaat di sekolah-sekolah wilayah Surakarta, Jawa Tengah, program tahun ini hadir di Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

Kick off program tersebut digelar di SD Negeri Tegalkalong, Kabupaten Sumedang, dan melibatkan sekitar 670 siswa. Kegiatan ini dihadiri Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, serta Head of Business Unit Garudafood Sumedang Doni Sukarno.

Gerakan ini membawa tiga fokus utama, yakni mengajak siswa memilih jajanan yang aman dan bergizi, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah kemasan.

Materi edukasi dikemas secara interaktif melalui permainan, diskusi, dan simulasi agar lebih mudah dipahami dan diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme ratusan siswa SDN Tegalkalong mengikuti edukasi jajanan sehat, PHBS, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana mengatakan, edukasi sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan positif generasi muda.

“Bijak Jajan Cinta Bumi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan diri generasi muda dan kelestarian lingkungan. Kami percaya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini di bangku sekolah akan tumbuh menjadi budaya yang mengakar kuat di masa depan,” ujar Dian.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut positif kehadiran program tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai jajanan sehat dan pengelolaan sampah sejalan dengan upaya membentuk generasi yang sehat sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Garudafood menyerahkan Dropbox Sampah Kemasan (DSK) sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah dan penerapan ekonomi sirkular di sekolah.

Dalam program ini, Garudafood juga menyediakan Dropbox Sampah Kemasan (DSK) untuk menampung sampah kertas dan plastik di lingkungan sekolah. Pengelolaan sampah selanjutnya dilakukan bersama mitra pengelola limbah untuk memastikan proses pengangkutan hingga pengolahan berjalan secara bertanggung jawab.

Menariknya, DSK tersebut dibuat menggunakan material Multilayer Plastic (MLP) hasil daur ulang. Setiap unit membutuhkan sekitar 42 kilogram sampah MLP. Dengan target penyaluran 30 unit ke sekolah-sekolah, material daur ulang yang dimanfaatkan mencapai lebih dari 1,2 ton.

Selain menjadi tempat pengumpulan sampah, DSK sekaligus menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular di lingkungan pendidikan.

Garudafood juga menggelar Lomba Poster Mini dan Kompetisi Kreasi Daur Ulang bagi siswa SD. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan.

Pada 2026, gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi ditargetkan menjangkau 30 sekolah dengan sekitar 23.000 penerima manfaat di wilayah Bandung dan Sumedang, mulai jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK.

Melalui program tersebut, Garudafood berharap kebiasaan memilih jajanan sehat dan mengelola sampah secara bertanggung jawab tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga terbawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat.*