Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301, Perkuat Ketangguhan dan Keberlangsungan Layanan

SindoJabar, BANDUNG – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga keberlangsungan bisnis dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kali ini, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS) yang diterbitkan British Standards Institution (BSI).

Sertifikasi tersebut menjadi penanda bahwa Pegadaian Kanwil X Jawa Barat terus membangun sistem kerja yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi operasional perusahaan.

ISO 22301:2019 merupakan standar internasional yang menjadi kerangka bagi organisasi dalam mengantisipasi, mempersiapkan, merespons, hingga memulihkan aktivitas bisnis ketika menghadapi gangguan.

Baca Juga: Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Al-Istiqomah Sumedang

Dalam proses memperoleh sertifikasi tersebut, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat menjalani serangkaian audit yang dilakukan BSI. Audit tersebut dilakukan oleh auditor Dewi Sari dan Yanto untuk memastikan penerapan sistem manajemen keberlangsungan bisnis telah memenuhi persyaratan ISO 22301:2019.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ketangguhan organisasi sekaligus memastikan operasional dan pelayanan kepada nasabah tetap berjalan.

“Perolehan Sertifikasi ISO 22301:2019 menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat ketangguhan dan keberlangsungan proses bisnis di Pegadaian. Sertifikasi ini juga menjadi dorongan bagi seluruh insan Pegadaian untuk terus menjaga kesiapan dalam menghadapi berbagai risiko dan gangguan, sehingga operasional dan layanan kepada nasabah dapat tetap berjalan secara konsisten,” ujar Eko, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh insan Pegadaian dalam membangun sistem kerja yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada keberlangsungan layanan.

Baca Juga: Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan, Pegadaian Jabar dan POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”

Penerapan Business Continuity Management System (BCMS) menjadi bagian penting dalam memastikan perusahaan memiliki kesiapan menghadapi berbagai risiko sekaligus menjaga proses bisnis kritikal tetap berjalan.

Lebih jauh, penerapan BCMS tidak hanya diarahkan untuk memenuhi standar sertifikasi. Sistem tersebut diharapkan berkembang menjadi bagian dari budaya kerja seluruh insan Pegadaian.

Dengan sistem yang terstruktur dan dijalankan secara berkelanjutan, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat dapat memperkuat kemampuan dalam menghadapi berbagai kondisi sekaligus menjaga konsistensi pelayanan kepada nasabah.

Ke depan, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat akan terus melakukan evaluasi, pengujian, dan peningkatan terhadap penerapan BCMS. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun organisasi yang semakin tangguh, adaptif, dan andal.

Baca Juga: Wujud Nyata Kepedulian: Cara Pegadaian Jabar “Mengetuk Pintu Langit” di 57 Cabang

Raihan ISO 22301:2019 pun menjadi momentum bagi Pegadaian Kanwil X Jawa Barat untuk memperkuat keberlangsungan bisnis, menjaga kepercayaan nasabah, serta memastikan layanan Pegadaian tetap hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai situasi. (*)