PLN UID Jawa Barat Catat Zero Accident Semester I 2026,

Sindojabar.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat kembali menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan nihil kecelakaan kerja (Zero Accident) sepanjang Semester I 2026. Capaian tersebut menegaskan keberhasilan PLN UID Jawa Barat dalam memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus menjaga keandalan operasional layanan kelistrikan.

Keberhasilan tersebut lahir dari penerapan Kesehatan, Keselamatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3L dan Kam) atau Health, Safety, Security and Environment (HSSE) secara konsisten di seluruh lini operasional perusahaan. PLN UID Jawa Barat menjadikan keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas bisnis, baik bagi pegawai maupun mitra kerja.

Baca Lagi Cuaca Ekstrem Robohkan Tower SUTT di Klaten, PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik

 

 

Untuk menjaga standar keselamatan, PLN UID Jawa Barat menjalankan berbagai program secara berkelanjutan, mulai dari safety briefing sebelum pekerjaan dimulai, penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), Safety Alignment, Safety Committee, Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko (IBPPR), hingga penguatan sistem manajemen HSSE yang terintegrasi.

Perusahaan juga rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan pegawai, pelatihan dan edukasi keselamatan kerja, evaluasi implementasi K3 di seluruh unit kerja, serta monitoring dan pelaporan sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan.

Atas keberhasilan tersebut, PLN UID Jawa Barat menerima penghargaan Zero Accident Semester I Tahun 2026 dari Direktur Distribusi PT PLN (Persero). Penghargaan itu diserahkan pada Kamis (9/7) dan diterima langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin.

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, pencapaian Zero Accident merupakan hasil dari budaya keselamatan yang dibangun secara konsisten oleh seluruh insan PLN UID Jawa Barat.

“Zero Accident bukan tujuan akhir, melainkan hasil dari kedisiplinan, kepedulian, dan komitmen seluruh insan PLN UID Jawa Barat dalam membudayakan keselamatan kerja. Setiap pekerjaan harus diawali dengan memastikan seluruh potensi risiko telah dikenali dan dikendalikan. Dengan demikian, petugas dapat bekerja secara aman dan masyarakat tetap memperoleh layanan kelistrikan yang optimal,” ujarnya, Senin (13/7/2026)

Menurut Joharifin, keberhasilan menjaga keselamatan kerja hanya dapat dicapai apabila seluruh pekerja memiliki kepedulian untuk saling mengingatkan dan berani melakukan intervensi saat menemukan potensi bahaya.

“Keselamatan tidak boleh dipandang sebagai kewajiban administratif ataupun sekadar memenuhi prosedur. Keselamatan adalah tanggung jawab moral setiap pekerja. Ketika kita bekerja dengan selamat, kita bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keluarga yang menanti kita pulang. Karena itu, budaya patuh, peduli, dan tanggap harus terus menjadi bagian dari pola pikir dan perilaku seluruh insan PLN UID Jawa Barat,” katanya.

Ke depan, PLN UID Jawa Barat akan terus memperkuat implementasi budaya HSSE di seluruh proses bisnis. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan kinerja operasional yang andal, meningkatkan produktivitas, serta memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berjalan aman, profesional, dan berkelanjutan.