SindoJabar, BANDUNG – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Kombes Pol Imran Amir menjabat Kapolrestabes Bandung menggantikan Kombes Pol Dedi Supriyadi. Rotasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.
Warga Kota Bandung sebaiknya mengenal lebih dekat Kombes Pol Imran Amir, putra Minangkabau asal Kota Padang ini. Imran Amir lahir di Padang, Sumatera Barat pada 2 Oktober 1976.
Kombes Pol Imran merupakan putra dari pasangan Amirullah dan Darwati. Perwira menengah (pamen) Polri ini alumnus SMA Negeri 2 Padang.
Setelah lulus SMA, Imran Amir masuk ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1998. Pada 2013 Kombes Pol Imran Amir menjabat sebagai Kasubdit III Direktur Reskrimsus Polda Sumsel.
Pada 2016, Kombes Imran kembali ke kampung halaman mengemban tugas sebagai Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumbar.
Dia tak lama mengemban jabatan itu. Pada 2017, Imran Amir memegang tongkat komando Kapolres Sijunjung. Kemudian, 2018-2020, Imran menjabat Kapolres Dharmasraya.
Kariernya terus naik hingga mendapatk amanah sebagai Kapolresta Padang. Jabatan itu dia emban selama dua tahun, 2020-2022. Sebelumnya, dia menjabat Kabagdalops Roops Polda Sumbar (2020).
Namun pada 2022, Kombes Imran harus kembali jauh dari kampung halaman. Dia pindah tugas sebagai Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jateng sampai sekarang.
Gelar Adat
Saat menjabat Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mendapatkan gelar adat “Datuak Rajo Nan Sati” dari 11 Datuak se-Kota Padang. Gelar adat itu diberikan oleh Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi pada Sabtu 18 Septembr 2021.
Hadir pula menyaksikan prosesi pemberian gelar adat tersebut Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Lalu, Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Ketua LKAAM Prov Sumbar Sayuti. Datuak Rajo Panghulu, Wali Kota Padang Hendri Septa, dan para Datuak se Kota Padang.






