Polda Jabar Ambil Alih Pengamanan Laga El Clasico Persib vs Persija, Kerahkan Ribuan Personel Polri-TNI

SindoJabar.Com – Polda Jabar mengambil alih pengamanan laga el clasico Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada Minggu (11/1/2026) sore.

Sekitar 3.000 personel Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan pertandingan tersebut. Pengamanan juga melibatkan jajaran polres se-Jawa Barat.

Rapat koordinasi (rakor) pengamanan laga Persib vs Persija berlangsung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (8/1/2026).

Hadir di rakor itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Wagub Jabar Erwan Setiawan, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono.

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib Budi Bram, Ketua Viking Persib Club (VPC) Tobias Ginanjar, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tiket Persib vs Persija Habis Sekejap! Bobotoh Diminta Nobar Resmi

“Saya sebagai Kapolda Jawa Barat hadir di sini bersama teman-teman semua untuk mengambil alih pengamanan pertandingan (Persib vs Persija) tanggal 11 (Minggu 11/1/2026),” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Irjen Rudi menjelaskan, rakor membahas berbagai aspek keamanan dan memitigasi semua risiko yang bakal terjadi sekaligus menentukan langkah-langkah penanggulangannya.

Belajar dari Peristiwa 2018

Belajar dari peristiwa 2018, ujar Irjen Rudi, maka pengamanan di ambil alih Polda Jabar sehingga bisa berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Untuk diketahui, pada 2018, Persib Bandung terkena sanksi berat PSSI karena terjadi peristiwa pengeroyokan terhadap Haringga Sirla, suporter Persija. Akibatnya, Haringga meregang nyawa.

“Ini (pengamanan) melibatkan semua, beberapa polres, yang utama tentunya Polrestabes Bandung untuk di wilayah Bandung. Dan polres-polres yang berbatasan dengan Jakarta dan tempat-tempat lainnya,” ujar Irjen Rudi.

Kapolda mengajak semua penonton atau suporter sepak bola di Indonesia khususnya di Jawa Barat, lebih berbudaya dan beradab.

“Kami akan berikan pelayanan terbaik buat semua suporter, pemain, panitia, wasit, sehingga pertandingan tanggal 11 nanti itu enak, bisa di nikmat oleh semua,” tutur Kapolda.

Irjen Rudi mengatakan, pengamanan laga Persib vs Persija tidak hanya di laksanakan oleh personel Polri, tetapi juga instansi lain.

Termasuk personel TNI dari Kodam III Siliwangi, Pemprov Jabar, dan pemerintah kabupaten/kota.

“Buat para suporter, nanti kami adakan nobar (nonton bareng) di beberapa daerah agar seluruh suporter di Jawa Barat benar-benar bahagia menyaksikan pertandingan,” ucap Irjen Rudi.

Kapolda menegaskan, pengamanan ketat akan di laksanakan pada Minggu (11/1/2026). Itu di lakukan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pihak.

Gagal Raih Poin Penuh di Kediri, Dewangga: Hasil Imbang Tidak Bagus untuk Tim

Tidak hanya bagi suporter Persib yang hadir di Stadion GBLA, tetapi juga masyarakat Jawa Barat umumnya.

“Kami hadir untuk melayani teman-teman bobotoh ya. Supaya selama berada di GBLA, menyaksikan pertandingan dan kembali ke rumah dalam keadaan nyaman” ujarnya.

Pemeriksaan Bobotoh

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pemeriksaan atau body checking ketat terhadap suporter atau bobotoh oleh petugas yang siaga di ring 4, 3, 2, dan 1.

Sehingga begitu sampai di Stadion GBLA, semua bobotoh telah dalam keadaan bersih.

Tidak hanya body checking, petugas juga akan melakukan sterilisasi stadion dari pagi hingga menjelang pertandingan. Sterilisasi di laksanakan oleh Polrestabes Bandung dan jajaran.

“Kami mengimbau teman-teman suporter tidak membawa barang-barang dilarang atau membahayakan. Seperti flare, sajam (senjata tajam), alkohol, minuman keras, dan sebagainya,” ujar Kapolda Jabar.