Hindari SLS dan Paraben pada Detergen

Penyebab Masalah Kulit Perempuan Tropis

Headline, Lifestyle10 Dilihat

Sindo Jabar.com – Kalau perempuan sudah menjalani hidup bersih tapi masih bermasalah dengan kulit seperti infeksi jamur, kudis, jerawat atau dermatitis, berarti ada yang salah dengan deterjen yang dipakai untuk mencuci pakaian sehari – hari.

Pemilihan detergen ternyata juga menjadi faktor penting untuk menghindari alergi kulit pada perempuan Indonesia yang hidup di iklim tropis. Boleh jadi, deterjen yang dipakai masih mengandung bahan kimia SLS dan paraben.

Hal ini yang menjadi perhatian Dr. Tirta Mandira Hudhi, tokoh publik yang kerap mengampanyekan gaya hidup sehat melalui diet sehat, olahraga lari, dan aktivitas gym. Menurut Dr. Tirta, banyak perempuan Indonesia, terutama yang berhijab, salah memilih deterjen yang mengakibatkan permasalahan kulit.

Bruntusan bisa timbul karena penggunaan detergen yang tak cocok. Bruntusan yaitu kemerahan dan gatal-gatal ini biasanya terjadi karena sensitif pada detergen yang mengandung SLS dan paraben,” ujar Dr. Tirta dikutip dari media sosialnya.

Agar kulit perempuan Indonesia tidak bruntusan, kata dia, solusinya harus memilih detergen yang tak mengandung SLS dan paraben. Cara mengetahuinya mudah, yaitu dengan memasukkan tangan ke dalam air yang telah dicampur detergen. “Kalau gatal berarti kulit hyper sensitif, harus cari detergen yang aman (bebas SLS dan paraben),” jelas Dr Tirta.

Dr. Tirta mengaku sudah lama menggunakan detergen bebas SLS dan paraben untuk mencuci pakaian olahraganya yang selalu dibasahi keringat olahraga itu. Ia memakai Detergen Sayang Hijab.

“Deterjen Sayang Hijab ini paling aman karena tanpa paraben dan SLS. Jadi, sangat aman untuk kulit sensitif,” katanya.

“Saya benar-benar nyuci sendiri, karena pernah ke laundry disterika brudul-brudul. Kan sayang kalau rusak jersey ada yang harganya Rp1,5 juta hingga 3 juta,” sebutnya.

Bukan tanpa alasan Dr. Tirta memilih Detergen Sayang Hijab, karena memang kulitnya sensitif. “Kalau kena panas bruntusan, dingin bruntusan, ada merek baju bruntusan. Jadi saya memilih detergen Sayang Hijab untuk kulit sensitif,” katanya.

Detergen Sayang Hijab juga dipakai oleh Youtuber Ria Ricis untuk mengatasi kulit sensitifnya. Saat awal-awal berhijab, Ria Ricis mengaku sempat mengalami break out parah pada wajah. Padahal, hijab yang digunakannya sudah dicuci dengan baik.

“Hijab yang saya pakai padahal sudah dicuci bersih tapi muka bisa break out. Ternyata, pemilihan detergen (untuk hijab) ini sangat ngaruh,” katanya.

Namun, menurut Ria Ricis, setelah menggunakan Detergen Sayang Hijab, ia tak lagi bermasalah dengan kulit wajah. “Mencuci pakai Detergen Sayang Hijab ini  bersih banget dan wangi banget, yang terpenting tanpa SLS dan paraben,” katanya.

 

Edukasi Perempuan Berhijab

Detergen Sayang Hijab telah lebih dari setahun mengedukasi perempuan  berhijab untuk menggunakan detergen yang bebas SLS dan paraben sehingga aman bagi kulit.

Kampanye dilakukan dengan banyak cara, termasuk talkshow yang menghadirkan tokoh – tokoh publik yang telah memilih Deterjen Sayang Hijab sebagai solusi atas permasalahan kulitnya.

“Ria Ricis kami hadirkan di talkshow as a mom yang berdaya dan memanfaatkan social media sebagai influencer yang punya jutaan followers. Tentu akan menginspirasi banyak orang dengan pengalamannya,” kata Brand Manager Detergen Sayang Berhijab Brigitta D. Pricillia dalam siaran pers yang diterima Sindojabar.com, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, Sayang Hijab berkomitmen terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan memilih deterjen yang benar dan aman. Sayang Hijab juga hadir di berbagai kegiatan seperti Muhasabah Cinta, Grebek Pasar, dan Pop Mama Event.

“Kami ingin semua mengerti bahwa merawat kebersihan adalah bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Jadi, jangan salah pilih deterjen, pilihlah Sayang Hijab karena itu pilihan aman,” tutupnya.

(*)