Bandung Membara, Massa Berpakaian Hitam Bakar Pos Polisi dan Kedai Roti

Headline, Jawa Barat34 Dilihat

SindoJabar.com – Kawasan perempatan Cikapayang-Dago, Kota Bandung, membara, Jumat (1/5/2026) malam. Massa berpakaian hitam-hitam merusak traffick light, membakar pos polisi dan kedai roti.

Sebelum mengamuk, massa tersebut sempat menggelar unjuk rasa memperingati Hari Buru Se-Dunia atau May Day 2026 di depan DPRD Jabar, Jalan Diponegoro.

Setelah aksi, mereka bergerak ke kawasan Cikapayang. Di persimpangan jalan, mereka membakar ban bekas sambil terus berorasi.

Akibatnya, arus lalu lintas Jalan Cikapayang tak dapat dilintasi oleh kendaraan. Massa berpakaian hitam memenuhi ruas jalan. Bahkan seorang peserta aksi provokatif berteriak, “Bakar! Bakar!”

Beberapa video amatir yang merekam aksi anarkistis tersebut beredar di media sosial (medsos).

Dalam video terlihat, orang-orang berpakaian hitam merusak traffic light di sebuah perempatan. Mereka memukul traffic light menggunakan balok kayu hingga hancur.

Tak terlihat satu pun polisi di lokasi kejadian. Pengendara motor yang tengah berhenti di lampu merah, tak berani mencegah para pelaku.

Suarakan 7 Tuntutan

Sedangkan di video lain tampak api berkobar melumat pos polisi di Cikapayang. Sejumlah orang memblokade jalan dengan traffic cone dan dahan pohon.

Bahkan tampak pula massa berpakaian hitam menghentikan laju sebuah mobil. Mereka bersitegang dengan pengendara mobil tersebut.

Sebelumnya, massa tersebut menggelar demonstrasi di depan DPRD Jabar menyuarakan 7 tuntutan, antara lain:

1. Mendesak pengesahan UU Ketenagakerjaan baru.

2. Penghapusan sistem outsourcing dan upah murah.

3. Setop PHK massal dan kendalikan impor.

4. Reformasi pajak, naikkan PTKP, dan hapus pajak THR.

5. Percepatan pengasahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

6. Sahkan perampasan aset.

7. Turunkan biaya aplikasi ojek online menjadi 10 persen.