Bocah dan Pria Paruh Baya Tewas di Sungai Cikapundung Kolot, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Jawa Barat136 Dilihat

SindoJabar.Com – Warga Gang Kurnia, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung digegerkan oleh peristiwa Alkana (9) dan pria paruh baya, Yudi (55), tewas di Sungai Cikapundung Kolot, Sabtu (7/2/2026).

Obi (30), warga yang ikut mengevakuasi korban mengatakan, kronologi kejadian berawal saat empat bocah bermain di bantaran Sungai Cikapundung Kolot.

Tiga di antara empat bocah itu turun ke sungai. Namun mereka tak menyadari air sungai cukup dalam sekitar 5 meter. Akibatnya, tiga bocah tenggelam.

Namun hanya satu bocah yang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan dua anak lainnya tenggelam. Teman korban berteriak minta pertolongan warga.

“Saya lagi tidur terus terbangun karena mendapat kabar ada anak yang tenggelam. Saya keluar rumah lalu loncat ke sungai,” kata Obi.

Obi menjelaskan, dua dari tiga bocah yang turun ke sungai berhasil di selamatkan. Sedangkan korban Alkana tenggelam ke dasar sungai sehingga sulit di temukan.

Tak lama kemudian, tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, kepolisian, dan TNI tiba di lokasi kejadian.

“Petugas menyisir lokasi terakhir korban tenggelam dari petunjuk Obi. Tim SAR pakai alat selam, alhamdulilah korban ditemukan di titik yang saya tunjuk,” ujar Obi.

Beri Napas Buatan lalu Pingsan

Di tengah proses itu, tutur Obi, pria paruh baya bernama Yudi memberikan pertolongan pertama kepada anak yang tenggelam dengan napas buatan.

“Pria paruh baya itu ngasih napas buatan lah. Kirain saya, pria itu bapaknya si anak. Soalnya, setelah itu (memberikan napas buatan) dia (pria paruh baya) meluk si anak. Gak taunya (pria paruh baya) pingsan,” tutur Obi.

Pria paruh baya bernama Yudi di bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tak tertolong.

Kapolsek Batununggal Iptu Ahmad Rifai membenarkan peristiwa itu. Alasan tiga bocah, termasuk korban, masuk ke sungai karena melihat bola terapung.

Warga sempat melarang, namun korban dan dua temannya tak menghiraukan. Mereka tetap masuk ke sungai untuk mengambil bola tersebut.

“Mereka (empat anak) lagi main. Empat bocah itu melihat ada bola di sungai. Mereka mau ambil, akhirnya tenggelam,” kata Kapolsek Batununggal.

Saat ini, bocah yang tewas tenggelam telah di serahkan kepada pihak keluarga untuk di kebumikan.

Iptu Ahmad Rifai menyatakan, dalam kejadian ini, seorang pria paruh baya juga meninggal di duga karena serangan jantung. Korban meninggal saat mencoba menyelamatkan korban dengan napas buatan.

“Pria paruh baya meninggal waktu proses penyelamatan,” ujar Iptu Ahmad Rifai.