SindoJabar.com – Pengendara motor (pemotor) yang melakukan aksi koboi dengan pistol di SPBU Moch Ramdan Bandung, tertangkap, Senin (27/4/2026). Saat ini, pelaku dalam pemeriksaan intensif petugas Unit Reskrim Polsek Regol.
Kapolsek Regol Kompol Heri Suryadi membenarkan penangkapan terhadap pelaku penodongan di SPBU Moch Ramdan. Pelaku telah berada di Mapolsek Regol untuk menjalani pemeriksaan.
“Betul (pemotor koboi) sudah tertangkap,” kata Kapolsek Regol kepada wartawan.
Kompol Heri menyatakan, penyidik Unit Reskrim Polsek Rego melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna. Terutama untuk mengungkap motif aksi koboi dan arogan di SPBU dan asal usul pistol.
“Kami masih mendalami motif dan asal usul serta jenis senjata yang digunakan pelaku,” ujar Kompol Heri.
Sebelumnya, aksi koboi dan arogan pengendara motor yang serobot antrean di SPBU Pertamina 34.40254 Moch Ramdhan, viral di media sosial (medsos).
Pemotor itu menodongkan benda berbentuk pistol, diduga senjata api, ke pengendara lain karena tak terima ditegur saat menyerobot antrean.
Akun @bandungterkini mengunggah video aksi koboi itu di Instagram. Unggahan tersebut menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 06.04 WIB.
Viral di Media Sosial
“Telah terjadi aksi arogan oleh seorang pengendara di SPBU Pertamina 34.40254 Moch. Ramdan, Bandung pada pagi ini Kamis, (23/04) sekitar pukul 06.40 WIB,” tulis keterangan dalam unggahan itu.
Admin medsos juga membeberkan kronologi kejadian. Kejadian berawal saat korban sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Tiba-tiba pelaku menyerobot antrean. Korban menegur pelaku. Namun teguran itu justru membuat pelaku marah dan mengajak korban berkelahi.
“Tak terima di tegur, pelaku justru emosi dan mengajak korban keluar, ke area jalan. Di sanalah pelaku mengeluarkan benda di duga senpi dan mengarahkan ke arah korban,” tulis admin.
Dalam video terlihat pelaku tak jadi mengisi BBM. Dia memarkirkan motor di kiri SPBU lalu turun sambil marah-marah.
Pelaku mengeluarkan benda berbentuk pistol sambil menantang korban. Seorang pegawai SPBU berupaya meredam emosi pelaku.






