Demokrat Jabar Optimistis Tambah Kursi pada 2029

Jawa Barat8 Dilihat

Sindojabar.com – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menginstruksikan seluruh kader Partai Demokrat di Jawa Barat untuk bekerja lebih keras, mempersiapkan calon legislatif berkualitas, dan memenangkan hati rakyat sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.

Pesan tersebut menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan Sarasehan Focus Group Discussion (FGD) Partai Demokrat Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Senin (1/6/2026).

Kegiatan itu diikuti anggota DPRD kabupaten/kota se-Jawa Barat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat, M. Handarujati Kalamullah, mengatakan pembekalan dari SBY memberikan arah yang jelas bagi kader Demokrat dalam mempersiapkan strategi menuju Pemilu 2029.

“Pak SBY menyampaikan bahwa tidak ada rumus ajaib dan tidak ada jalan pintas untuk mencapai hasil yang lebih baik. Kader harus bekerja maksimal dan memenangkan hati rakyat. Itu menjadi pesan utama beliau kepada kami,” ujar Handarujati.

Menurutnya, DPD Partai Demokrat Jawa Barat kini semakin optimistis menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

Handarujati menjelaskan partainya masih menunggu keputusan final terkait kemungkinan pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu daerah. Namun, Demokrat tetap fokus menyiapkan kader terbaik sejak dini agar mampu bersaing dan memenangkan kontestasi politik mendatang.

“Kami ingin menyiapkan calon-calon DPR RI yang benar-benar berkualitas. Persiapan tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, kami mulai membangun dan membina kader dari sekarang,” katanya.

Ia mengungkapkan sejumlah daerah pemilihan menjadi perhatian serius Demokrat Jawa Barat. Beberapa dapil yang sebelumnya menjadi basis suara partai kini menjadi target pembenahan agar kembali menghasilkan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Demokrat menyoroti Dapil Garut serta Dapil Banjar, Ciamis, Kuningan, dan Pangandaran yang saat ini belum memiliki wakil di DPR RI. Selain itu, Dapil Bekasi dan Depok juga masuk dalam daftar prioritas evaluasi dan penguatan struktur politik partai.

“Jawa Barat merupakan dapil yang sangat besar dan memiliki kontribusi signifikan terhadap perolehan kursi nasional. Tambahan satu persen suara di Jawa Barat memiliki dampak yang jauh lebih besar dibandingkan daerah lain,” jelasnya.

Handarujati menegaskan Jawa Barat menjadi salah satu wilayah strategis yang mendapat perhatian khusus dari DPP Partai Demokrat. Karena itu, seluruh kader diminta memperkuat konsolidasi, memperluas basis dukungan masyarakat, dan meningkatkan kualitas kerja politik hingga tingkat akar rumput.

Ia juga menyebut bergabungnya Partai Demokrat dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.

Menurutnya, berbagai program pemerintah yang pro-rakyat dapat menjadi bukti nyata yang disampaikan kader kepada masyarakat. Namun demikian, keberhasilan partai tetap bergantung pada kualitas kader dan calon legislatif yang diusung.

“Program pemerintah tentu menjadi nilai tambah, tetapi tugas utama kami tetap mempersiapkan caleg-caleg berkualitas yang mampu bekerja dan diterima masyarakat. Kami tidak ingin hanya menghadirkan pelengkap dalam daftar calon,” tegasnya.

Selain itu, Demokrat Jawa Barat juga mulai mempersiapkan pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan secara lebih serius. Partai ingin menghadirkan kader perempuan yang kompetitif dan memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan.

“Kami ingin kuota perempuan benar-benar diisi oleh kader yang siap bertarung dan menang, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif,” katanya.

Handarujati juga mengungkapkan Demokrat melihat peluang besar untuk menambah kursi DPR RI di sejumlah dapil gemuk pada Pemilu 2029. Beberapa daerah yang menjadi target utama antara lain Dapil Karawang dan Kabupaten Bandung yang pada pemilu sebelumnya nyaris menghasilkan tambahan kursi bagi partai berlambang mercy tersebut.

“Kami melihat ada dua dapil yang selisih suaranya sangat tipis untuk mendapatkan kursi tambahan. Karena itu kami akan menyiapkan lapis kedua kader terbaik agar peluang tersebut bisa kami raih pada 2029,” ujarnya.

Melalui arahan langsung dari SBY, Demokrat Jawa Barat kini memulai konsolidasi besar-besaran dan memperkuat mesin partai untuk merebut kembali kursi-kursi strategis, sekaligus meningkatkan kontribusi Jawa Barat terhadap perolehan suara nasional Partai Demokrat pada Pemilu 2029.